Monday, July 15, 2019

Lumina by Kimberly Eau de Toilette


Assalamualaikum

Sisters!!!!

Aku barusan aja dapet, sekitar beberapa hari yang lalu, bingkisan dari komunitas Beauty ZoneBorneo. Yaitu rangkaian eau de toilette dari Lumina by Kimberly.


Jadi, Lumina by Kimberly ini produk lokal lho sisters. Sudah ada nomor BPOM nya dan parfum ini murah banget. 1 pcs eau de toilette dari Lumina by Kimberly ini berisi 14ml dan dibandrol dengan harga yang sangat murah.

Kemasan

Kemasan dari parfum ini luarnya berupa kemasan box. Warna kemasan berbeda-beda mengikuti dari ragam variantnya. Pada kemasan terdapat beberapa informasi mengenai nama produk, isi produk, nomor BPOM, ingredients, kode exp, cara pemakaian dan nama variant dari parfum tersebut.

Untuk kemasan dalamnya berupa botol akrilik, semoga gak salah ya, dengan tutup berwarna gold pada semua variantnya. Botolnya transparan tapi berwarna sesuai konsep tiap variant. Jadi kita bisa jelas melihat berapa banyak isi dalam botol tersebut. Aplikatornya berupa spray.


untuk ingredient nya sendiri adalah:


Review

Gold Heel

Variant ini dari kemasannya didominasi warna kuning. Untuk wangi dari variant ini ada sedikit aroma segarnya, aroma seperti kayu dan kesannya hangat gitu. Karena pada variant Gold Heel ini aromanya berasal dari perpaduan blackcurrant, white flower, peach dan sandalwood. Ini alasannya kalau Gold Heel ini ada aroma hangatnya.

Ini cocok banget dipakai ketika ingin hangout pada sore atau malam hari.

Pure Heart

Variant ini adalah variant yang paling aku suka diantara aroma yang lainnya. Ini nomor 1 buatku.
Aroma dari Pure Heart ini kesannya adalah wangi yang glamour dan mewah. Ketika aku ada acara formal,atau kondangan, aku pasti bakalan pake variant aroma Pure Heart ini sebagai parfum ku.

Karena wanginya elegant dan terkesan wah gitu. Bagiku ini wangi yang “wanita” banget.
Wanginya sendiri berasal dari perpaduan grapefruit, orange dan kehangatan ayng berasal dari chocolate dan cedar. Serta base dari Amber dan Musk.

Ocean Fresh

Untuk variant ini, sesuai dengan namanya yaitu fresh. Variant Ocean Fresh ini memang seger banget wanginya. Wanginya ini mengingatkan aku pada laut. Jadi kayaknya ini cocok dibawa ketika lagi bersantai di pantai, karena wanginya memang fresh.

 Lalu, menurutku ini bisa dipakai cowok juga. Karena wanginya unisex gitu, gak terlalu feminine dan maskulin. Aroma dari Ocean Fresh ini berasal dari perpaduan grapefruit, peony, musk, vanilla dan jasmine.

Sweet Escape

Variant ini menurutku juga cocok dipakai buat cowok dan cewek, karena wanginya unisex. Tidak terlalu maskulin dan tidak begitu feminine. Buat daily wear juga oke banget, wanginya tetap segar tapi lebih deep kalau dibandingkan dengan si Ocean Fresh, serta wanginya ini lebih manis.

Ada aroma citrus nya sedikit, lalu aroma perpaduan dari vanilla, aroma bunga jasmine dan buah. 

Romantic Love

Nah, buat sisters yang kalem dan yang suka wewangian lembut, imut, unyu, gemesh, ini kayaknya wangi untuk kalian. Untukku ini berada di urutan paling akhir karena ini “girly” banget. :D
Variant Romantic Love ini sangat girly, lembut dan feminine sekali. Masih ada aroma citrus nya, tapi sangat lembut. Tapi menurutku aromanya lebih dominan ke bunga-bunga. Jadi kesannya memang lembut.

Aroma ini cocok buat dipakai saat nge-date bersama pasangan. Cowok mendingan pake variant lain aja ya, karena ini aromanya cewek banget :D.

Kesimpulan

Oke, itu tadi 5 variant dari EDT Lumina by Kimberly yang sudah aku coba beberapa hari ini. Untuk ketahanannya sendiri kalau buatku bisa nempel selama kurang lebih 4-5 jam, itu pun masih ada wanginya yang tersisa di baju dan kulit. Aku sendiri pakainya di badan dan baju, biar lebih tahan lama gitu.


Untuk ukuran EDT, ini cukup tahan lama. Karena biasanya EDT di aku Cuma awet sekitar 3-4 jam aja. Juga, menurutku Lumina by Kimberly ini gak gampang menguap. Ketika aku semprotkan ke kulit, gak langsung kering gitu.

Cuma sayangnya aplikatornya ini adalah spray. Ini personal sih alasannya, karena aku probadi lebih suka parfum yang aplikatornya tetes. Karena apa? Biar gak gamoang nguap :D. Untungnya tutup aplikatornya bisa dibuka, jadi aku tetep bisa pake EDT nya dengan cara dioles ke kulit.

Kemasannya, seperti yang udah aku tulis, parfum ini easy go perfume. Kemasannya praktis dan enteng banget dibawa bepergian. Gak makan banyak tempat dan botolnya aman, karena bukan dari kaca. Yang suka jalan-jalan, pasti bakalan suka bawa parfum ini. Mau bawa 5 variant sekaligus k etas juga bisa karena memang ukurannya travel size.

Untuk wangi yang aku sukai, ada 2. Nomor 1 adalah si Pure Heart, yang warna merah. Wanginya sangat elegant, anggun, wanita sekali, dan kesannya mewah atau glamour. Ini parfum wajib kalau pergi kondangan. Lalu nomor 2 adalah wangi Ocean Fresh, karena wanginya seger banget dan ringan.

Buat sister yang penasaran, pengen beli, pengen koleksi parfum, bisa beli Lumina by Kimberly EDT di,

AEON

Harganya murah sister, 16.500 aja. Gak sampe 90ribu udah dapat semua aromanya. Bisa dipake bergantian selama seminggu. Juga, EDT ini bisa dijadikan gift untuk orang tercinta juga. Hadiah ulang tahun buat temen, ini bisa jadi salah satu pilihan.

Sister udah punya juga? Parfum favorit kalian apa sister?


Terimakasih, Sisters!!


Wassalamualaikum

Thursday, July 11, 2019

Clinelle Hydracalm Serum and WhitenUp EE Cream Review


ASSALAMUALAIKUM


Hai, sisters!!!

Apa kabar? Semoga tetap bahagia ya.


Jadi, beberapa hari yang lalu aku berkesempatan mencoba produk dari brand Clinelle yang aku dapatkan dari Clozette ID. Jadi produknya sendiri ada 2 macam. Yaitu serum dan EE Cream. Sister udah pada tau sama brand Clinelle? Bagi yang belum tau bisa cek instagramnya Clinelle ya.

Semua produk dari Clinelle ini mengusung formulasi “7 Secrets to the Happy Skin with 7 No’s”, yaitu Clinelle ini tidak menggunakan bahan-bahan yang dapat menimbulkan iritasi pada kulit, baik dalam penggunaan jangka pendek maupun untuk penggunaan jangka panjang. Jadi semua produk Clinelle tidak mengandung 7 bahan seperti pewarna buatan, pewangi buatan, bahan komedogenik, minyak mineral, SD alcohol, lanolin dan paraben.
Mari kita bahas dari serumnya terlebih dahulu.

Clinelle Pure Swiss Hydracalm Serum

(Harga Rp. 279.000)


Jadi, ini adalah serum, sesuai namanya. Dari kemasannya, adalah botol pump dengan kemasan luar berupa box dengan dominasi warna biru. Isi dari kemasan boxnya adalah informasi mengenai produknya. Seperti nama produk, komposisi produk, cara penggunaan, klaim produk dan lain sebagainya.

 Untuk kemasan botolnya sendiri dilengkapi pump untuk mengeluarkan produk, jadi kehigienisan produknya bisa terjaga.
Untuk komposisi atau ingredientnya sendiri adalah sebagai berikut:

Kalau untuk klaimnya sendiri dari Clinelle Hydracalm Serum ini adalah secara intensif membantu meningkatkan hidrasi kulit dan mengunci kelembapan untuk hasil yang tahan lama. Kulit menjadi lembap, halus dan lembut. Memiliki pH 5.5, dan membantu meminimalisir clogged pores, blackheads dan iritasi pada kulit.
Cara penggunaannya adalah seperti penggunaan serum pada umumnya. Wajah dibersihkan terlebih dahulu lalu keluarkan Clinelle Hydracalm secukupnya, kemudian oleskan secara merata pada seluruh wajah dan leher.

Setelah Penggunaan

Sebelum aku memakai dan mengeluarkan produknya, aku sudah membayangkan kalau produk ini seperti serumku yang pernah aku coba. Aku piker teksturnya bakalan kaya essence Cuma lebih kental sedikit. Ternyata, beda.

Tekstur dari Clinelle Hydracalm Serum ini ternyata cukup kental, jadi pas dikeluarkan si serumnya gak akan runny. Gak gampang menetes atau meleleh gitu. Tapi ketika diratakan, teksturnya jadi sedikit mencari. Jadi diratakannya lebih mudah. Jadi pas keluarkan itu seperti cream, tapi pas diratakan jadi seperti gel teksturnya.

Untuk wajah dan leherku, aku memakai serum ini sebanyak 2 pump. Serum ini ketika sudah diratakan, terasa banget langsung menghidrasi kulit. Terasa ringan setelah diaplikasikan dan cepat meresap ke kulit. Tidak butuh waktu lama untuk meresapnya.

Oh iya, kondisi kulitku ini normal cenderung kering, dan saat ini sedang kering banget karena cuacanya agak kacau.


Setelah ngeset atau meresap ke kulit, yang aku rasakan adalah permukaan kulit jadi lebih halus. Ini kemungkinan karena ada kandungan Dimethicone di dalam serumnya. Kemudian kulit juga terasa lebih lembap, karena kan abis cuci muka kulit wajah jadi agak ketarik kan ya, setelah pakai serum ini jadi enakkan lagi. Terasa lebih elastis. Jadi kalau untuk klaimnya sendiri untuk menghidrasi kulit, itu terasa di kulitku. Alhamdulillah selama 5 hari pakai, tidak terjadi breakout.

Cuma kalau di kamera gak terlalu kelihatan ya bedanya, karena serumnya tidak berwarna. Oh ya, untuk aromanya cukup enak. Serumnya masih ada wanginya tapi tidak menyengat dan wanginya wangi alami gitu.

Clinelle Whitenup Miracle Aqua Capsule EE (Event Effect) Cream SPF 50 pa+++

(Rp. 269.000)


Kemasan luarnya berupa box berwarna ungu, tertulis berbagai macam informasi mengenai produk. Kemasan dalam berupa tube dengan tutup ulir. Saat mengeluarkan produk cukup gampang karena tekturnya yang cukup creamy, dan kemasannya cukup bagus karena menjaga kebersihan dari produknya sendiri.

Clinelle EE Cream ini berisi skincare dan makeup dalam 1 produk. Lalu, klaimnya sendiri adalah membantu melembapkan dan menyamarkan garis halus dan kerutan serta tampilan pori-pori kulit serta melindungi kulit dari sinar UV.

Cara penggunaannya adalah, “tepuk dan padukan secara merata pada kulit wajah yang telah dibersihkan dan setelah penggunaan toner sebagai pelembap berwarna atau sebagai dasar makeup (penggunaan terakhir produk perawatan kulit sehari-hari)
Jadi, EE Cream ini bisa digunakan sendiri atau bisa dipakai sebagai base makeup, mungkin maksudnya setelah pakai EE Cream ini bisa ditumpuk lagi dengan foundation dan makeup selanjutnya (?).


Setelah Penggunaan


Jadi, tekstur dari EE Cream sendiri ini cukup kental pada saat dikeluarkan dari kemasannya. Kemudian, saat aku coba usap ke tangan, keluar seperti tetesan air dari produknya.

 Nah ini juga sesuai klaim yang menerangkan arti dari Aqua Capsule, jadi formulanya ini memunculkan tetesan air pada cream.
 Fungsinya sendiri untuk lebih menghidrasi kulit dan memberikan efek segar pada kulit.


Untuk swatch, seperti ini. Terlihat ada sedikit oksidasi pada EE Cream ini. Lalu ketika aku pakai flash ketika foto, ada whitecash. Kemungkinan karena ada kandungan SPF nya.
Formula dari EE Cream ini sangat ringan menurutku. Untuk teksturnya creamy tapi cukup mudah untuk diratakan. 



Coverage nya sendiri menurutku sheer to medium coverage. Ini aku pakai 2 layer, sudah rata warna kulitku tapi masih terlihat ada beberapa hyper pigmentasi yang memang harus ditutup dengan produk lain. Karena aku gak kemana-mana dan Cuma ingin tes ketahanannya saja, maka setelah pakai EE Cream lansgung aku timpa pakai blush on. Aku tidak memakai bedak.


Untuk ketahanan, aku memakai Clinelle EE Cream ini mulai dari jam 8 pagi, kemudian jam 12 aku basuh pakai air, sampai aku foto terakhir jam 2 siang. Jadi total 6 jam. Perlu aku ingatkan lagi sister, kulitku kondisinya sedang kering, jadi sebum hanya keluar sedikit sekali. That’s why aku tidak memakai bedak buat ngeset produknya.

Ketika aku ambil foto jam 12, semua masih on. Kemudan aku basuh pakai air, baru terlihat ada bagian yang mulai bergeser. Yaitu pada bagian lipatan sudut hidung. Kemudian jam 2 siang, terlihat area dahi, bawah mata dan area atas mulut  mulai sedikit hilang karena saat itu aku berkeringat banyak.

Selain area tersebut, masih oke. Di wajahku tidak creasing, tidak menyebabkan garis halus makin kelihatan.

Kesimpulan

Overall, aku suka kedua produk dari Clinelle ini baik dari serum maupun EE Creamnya karena cukup oke di kulitku dan tidak menimbulkan iritasi. Kemasannya masih cukup slim dan tipis, juga enteng kalau ingin dibawa travelling.
Buat yang suka serum bertekstur ringan tapi lembap nya lama, bisa coba Hydracalm Serum. Buat sister yang suka aktifitas di luar ruangan, pengen punya tinted moisturizer yang gak berat, spfnya gede, bisa coba EE Cream nya.

Cukup dulu reviewku tentang 2 produk dari Clinelle, kalau sister udah nyoba please share reviewnya di komentar ya.  Bagi sister yang pengen beli, bisa langsung cek di Instagram Clinelle ya. Terimakasih udah mampir, tapi jangan lupa mampir lagi.
Bye, Sisters!!


WASSALAMUALAIKUM

Tuesday, June 25, 2019

Ever White Charcoal & Mud Clay Mask Review


Assalamualaikum

Hai, Sisters!!
Apa kabar?
Siap untuk racun baru yang bermanfaat ini?

Okay! Kali ini aku mau share reviewku, hasil pemakaian produk masker ini ke kulitku. Btw, produk ini udah aku pakai selama sebulan, dengan frekuensi pemakaian 2x seminggu. Yaitu, produk masker dari brand Ever White. Produknya sendiri memiliki nama lengkap sebagai berikut,

Ever White Let it Glow Charcoal & Mud Brighten & Detox Clay Mask


Kita panggil aja dia dengan sebutan masker lumpur charcoal dari Ever White.

Sebelumnya, sister sudah kenal dengan brand Ever White belum? Jadi Ever White ini brand local Indonesia yang mengangkat konsep dan formulasi dari Korea. Jadi, jika sister masuk ke official web atau official storenya pasti akan menemukan produk Ever White yang mirip dengan produk Korea. 

Bahkan ada beberapa produk yang terdapat tulisan Korea pada kemasan produknya.
 Ever White memproduksi berbagai macam produk kecantikan. Dari body care, skincare dan minuman herbal. Salah satunya adalah yang aku pakai ini. Masker wajah. Maskernya sendiri ada beberapa variant seperti strawberry clay mask, aloevera clay mask, green tea clay mask, dan lain-lain. Nah, kebetulan aku lagi tertari yang Charcoal Clay Mask.

Kemasan


Untuk produk masker yang aku punya ini, memiliki kemasan tube dengan dominasi warna hitam. Produk masker ini langsung aku terima seperti ini, tidak ada kemasan lain atau box yang membungkusnya.
Pada kemasan tertera informasi mengenai produk. Dari nama produk, banyaknya produk, klaim produk, komposisi produk, cara pakai produk, kode BPOM, barcode dan perusahan distributornya. Oh iya, harga dari masker ini adalah Rp. 97.000.
Aku tidak menemukan informasi tentang kode produksi dan expired date. Entah memang tidak ada atau aku yang belum menemukan atau tertempel pada plastic wrap yang sudah terlanjur aku buang.

Tutup kemasannya berupa tutup flip top, yang membantu produk tetap higienis ketika dikeluarkan dari kemasan. Kan tetapi rawan bleberan atau produknya tertempel di tutupnya. Apalagi warna dari produknya sangat kontras dengan warna kemasan, jadi jika bleberan akan terlihat sangat kotor pada tutupnya.
Pada kemasan disertai infromasi klaim dan manfaat dari produk masker ini, antara lain:
Membantu mencerahkan kulit, membersihkan kulit, membantu mengurangi jerawat dan komedo, mengecilkan pori-pori, membantu mengontrol minyak berlebih, membantu menyerap dan mengeluarkan racun pada kulit, dan menutrisi kulit.

Isi Produk


Untuk komposisi produknya adalah sebagai berikut.

Isi dari produk masker ini adalah sebanyak 125ml. warna dari maskernya adalah abu-abu dan teksturnya skrim kental seperti pasta. Terdapat scrub charcoal di dalam mud mask ini, scrubnya sendiri tidak terlalu besar.
Aroma dari mudmask charcoal ini, sangat menyengat. Kemungkinan besar karena ada kandungan fragrance dan aroma dari lumpur serta charcoal nya. Untuk sister yang bermasalah atau tidak suka dengan aroma pada skincare, aku tidak merekomendasikan produk ini untuk kalian pakai.
Produk ini mengandung Bentonite atau lumpur Benton yang memiliki beberapa manfaat seperti menutrisi kulit, mencegah alergi pada kulit dan lain sebagainya. Terdapat juga charcoal powder yang selain berfungsi untuk menyerap minyak berlebih pada wajah, juga bisa berfungsi sebagai scrub yang membantu membersihan pori-pori kulit. Sehingga pori-pori kulit terlihat lebih mengecil.
Lalu, bagaimana efeknya untuk kulitku?

Setelah Pemakaian

Cara pakai yang aku lakukan, sama sesuai dengan petunjuk. Yaitu, aku memakai masker ini setelah mencucu wajah dengan cara mengoleskan merata pada wajah dengan menghindari area mata, hidung dan mulut. Masker dibiarkan selama 10-15 menit lalu dibilas. Frekuensi penggunaannya adalah selama 2x dalam seminggu.
Efek yang aku rasakan selama memakai masker ini adalah, teksturnya cukup kental. Jadi aku harus hati-hati dalam mengoleskan ke wajah. Lalu, aromanya cukup tajam. Ada efek dingin ketika masker sudah teroles ke kulit. Awalnya, aku memakai masker ini di area hidung secara merata. Akan tetapi, ternyata kulitku tidak cukup kuat, jadi ada sedikit efek panas. Jadi pemakaian selanjutnya aku tidak meangaplikasikannya lagi di area tersebut.
Aku pribadi memakai masker ini hanya selama kurang dari 10 menit. Karena, lebih dari itu akan ada efek panas di kulitku.  Jadi setelah 7 menit, aku bilas wajahku seperti biasa, lalu aku keringkan dengan menggunakan tissue kemudian memakai toner. Scrubnya cukup gentle menurutku, masih enak jika digosok ke kulit, dan tidak berasa sakit.
 Oh iya, untuk informasi saja, kondisi kulitku ini lagi kering dan dehidrasi. Jadi itu kenapa aku memakai masker ini hanya selama 7menitan saja.
Setelah memakai masker ini, yang aku rasakan adalah wajahku terasa lebih bersih. Karena ada scrub yang bisa membersihkan lebih optimal, jadi pori-pori terlihat lebih bersih dan menyempit. Dan seperti mudmask pada umumnya, after dibilas, kulit wajah terlihat lebih cerah karena sebum dan kotoran sudah terangkat. Untuk efek hydrathing nya, aku sendiri tidak merasakan. Karena setelah memakai, kulitku jadi lebih kesat dan agak kaku, jadi harus langsung dikasih toner atau essence setelahnya.
Setelah memakai produk ini kulitku masih aman tanpa ada efek jerawat ataupun breakout, jadi aku masih bisa memakai produk ini sampe habis nantinya.

Kesimpulan

Kalau harus kasih nilai 1-10, masker ini bernilai 7.
-          Kemasan handy, tidak terlalu banyak makan tempat, aman jika terjatuh, tapi bakalan terlihat kotor di bagian tutupnya.
-          Tekstur dari produknya sangat kental tapi masih gampang diratakan, aroma cukup tajam, ada sensai dingin ketika produk diaplikasikan ke kulit.
-          Ketika dibilas, masih bisa dipijat lagi dengan memanfaatkan scrub untuk hasil ayng lebih bersih. Scrubnya cukup kecil, jadi tidak sakit ketika digosokkan ke kulit.
-          Setelah pemakaian, efek kesat pada kulitku (kuliku kering dehidrasi) jadi harus menggunakan skincare lagi untuk mengembalikan hidrasinya, terasa lebih bersih dan sedikit lebih cerah.
-          Harga affordable (menurutku sedikit pricey), 125ml dibandrol dengan harga Rp. 97.000
-          Aku rekomdasikan masker ini untuk sister dan brother yang memiliki kulit normal berminyak karena produk ini cukup bagus untuk mengurangi minyak berlebih pada wajah.


Repurchase? Mungkin tidak, karena masih ada beberapa produk serupa yang belum aku coba dan harganya bersaing.

DISCLAIMER:
KARENA KONDISI KULIT SETIAP ORANG BERBEDA-BEDA, JADI HASIL PEMAKAIAN PRODUK DAN EFEK SETELAHNYA AKAN BERBEDA. BISA JADI TIDAK COCOK DI KULITKU, AKAN COCOK DI KULITMU. DAN BISA JADI COCOK DI KULITKU, AKAN TIDAK COCOK DI KULITMU. SERTA BISA JADI AKAN COCOK DI KULIT KITA SEMUA


Okay, jadi segitu dulu review ku tentang Charcoal and Mud Clay Mask dari Ever White ini, semoga membantu sister dalam memilih produk dan siapa tau sister jadi pengen beli produk ini. Beli nya di mana? Bisa langsung cari di instagram dan webnya saja ya sister.

Oke, terimaksih sudah mampir, jangan lupa mampir lagi. Semoga aku akan tetap bisa memberikan review dan informasi yang bermanfaat untuk sister semua.

Terimakasih
See you again, Sisters!!!

Wassalamualaikum


Saturday, June 22, 2019

Yuk Café and Resto, Café Kids Friendly di Ponorogo



Assalamualaikum

Hai Sister!!
Apa kabar? Semoga selalu baik dan bahagia ya.

Okay, kali ini aku mau share lagi hasil dari jalan dan jajanku kemarin. Akhirnya aku menemukan lagi 1 café atau tempat nongkrong yang bisa aku ulik dan share ke sister semua.

Yuk Café And Resto, Ponorogo


Alamat dari café ini adalah di Jl. Semeru no. 6 Ponorogo, Jawa Timur. Bagi temen-temen yang dari luar kota dan sedang ada di ponorogo buat singgah sebentar, bisa mencoba mampir ke café ini. Kenapa? Oke lanjut dulu!

Café ini buka dari pukul 11.00 WIB sampai pukul 23.00 WIB. Waktu yang standar untuk jam buka café pada umumnya ya. Untuk bagian depan dari café sayangnya aku tidak memotretnya, karena café ini terletak dipinggir jalan, dan bahaya kalau aku mau fotoin karena aku bawa anak.

Ada Apa di Dalam Café?


Café ini memilki area parkir yang cukup luas untuk ukuran café yang berada di pinggir jalan besar, terdapat toilet juga yang lokasinya di luar ruangan. Jadi harus keluar café dulu jika ingin memakai toilet. Poin plus karena kadang pelanggan bisa terganggu dengan kondisi toilet yang 1 ruangan dengan tempat makan/minum. Toilet berada di area parkir.


Lalu mari masuk ke area smoking room, atau area yang tidak ber-AC.
Sebenarnya ada beberapa ruangan, akan tetapi aku tidak memotret semuanya. Biasa lah, karena tujuannya adalah foto produk untuk review dan ke-distract dengan jeritan anak, jadinya seadanya saja yang dipotret, hehehe. Jadi kalau tidak salah ada 6 spot yang ada di Yuk Café and Resto ini.

1 ruangan non smoking atau ber-Ac dan lesehan, 3 spot indoor tapi bisa untuk smoking dan 2 spot outdoor. Dekorasinya sendiri, menurutku, dominan ke arah vintage. Karena ornamennya banyak berasal dari kayu. Dan waktu aku kesana, aku sendiri memilih spot yang lesehan, karena alasannya adalah BAWA ANAK! Hehehe.

Ketika masuk ke area lesehan yang ber-AC ini, nuansanya sangat nyaman. Meja yang disediakan untuk makan dan minum berasal dari ban bekas mobil yang diberi kaca di bagian tengahnya.

Untuk tempat duduknya, disediakan couch santai agar pengunjung nyaman untuk duduk atau rebahan. Di dalam ruangan disediakan permainan UNO dan beberapa buku yang bisa pengunjung baca selagi menyeruput kopi.

Untuk temboknya, diberi gambar yang bisa dijadikan background foto jika pengunjung ingin mengabadikan moment mereka di sana. Gambarnya cukup unik dan ada beberapa macam.
Untuk bagian luarnya, ada mini bar dan bebrapa spot tempat duduk. Untuk area outdoor, ada 2 spot dengan 2 tempat duduk yang berbeda .

Ada beberapa spot untuk foto yang estetik juga. Cafe di Ponorogo ini suasananya nyaman dan masih sepi, mungkin pada waktu kesana aku masih terlalu pagi jadi pengunjung belum banyak yang datang.

Bagaimana Dengan Menunya?


Untuk menu dari Yuk Café and Resto Ponorogo ini cukup banyak. Dari makanan ringan sampai berat disediakan oleh café ini. Harganya sendiri masih sangat masuk akal. Kenapa?
Awalnya aku dan temanku (yes, aku bersama temanku dan dia juga bawa anak) mengira bahwa makanan dan minuman di café ini dan dengan harga segini, porsinya akan cukup atau bahkan sedikit. Karena itulah aku dan temanku pesannya sendiri-sendiri. Untuk anak sendiri, untuk emaknya sendiri padahal biasanya 1 porsi untuk ibu dan anaknya sekalian.

Ternyata porsinya cukup banyak, trims! Dan kita beakhir kekenyangan. Next harus hati-hati kalau pesan makanannya, karena porsinya cukup banyak. Dan pelayanannya juga ramah dan cepat.
Untuk para mahasiswa, pelajar, atau mereka pekerja yang butuh wifi juga bisa menggunakan wifi di café ini. Wifi nya cukup lancar dan juga disediakan colokan untuk pengunjung café yang membutuhkan.

Yakin Aman Bawa Anak?


Buat sister yang bawa anak, bisa memilih tempat yang non-smoking ya, karena di spot itu aman, ruangannya ber-AC dan bisa selonjoran. Mengawasi anak juga cukup muda karena berada dalam 1 ruangan. Karena waktu itu yang ada di ruangan dalam Cuma aku dan temenku, jadi anak-anak kita juga bebas bermain. Bahkan mereka main perang bantal di ruangan itu.

 Untuk ruangan yang tidak ber-AC seperti ruangan dekat mini bar, juga masih aman untuk anak-anak akan tetapi harus ekstra pengawasan.

 Aku sangat tidak merekomendasikan kalau mengajak anak-anak di lokasi outdoor kecuali anaknya dalam pengawasan yang sangat ekstra, karena depan café langsung ada jalan besar yang rawan karena pengguna jalannya tidak pelan-pelan lho nyetirnya.

Dan juga karena pinggir jalan, jadi akan ada banyak asap dari kendaraan, so tidak oke untuk anak-anak.

Kesimpulan?

Untuk kesimpulan, apakah aku bakalan datang ke salah satu café di Ponorogo ini lagi?
IYA!

Karena tempatnya nyaman, untuk ibu dan anak, jadi mengawasi anak akan lebih mudah.
Menunya variatif, murah dan porsinya cukup banyak.
Toilet bersih dan berada di area terpisah dari café.
Ada buku dan mainan yang bisa dipakai.
Spotnya bagus untuk foto-foto.
Pelayanan bagus, ramah dan cepat dalam penyajiannya.

Lalu minusnya apa?

Mungkin minusnya akan kelihatan kalau aku datang ke café di Ponorogo ini pada jam ramai. Jadi, aku akan coba lagi buat ke café ini pas jam-jam nya rame, dan akan aku update lagi nanti.


Okay! Segitu dulu aja share review ku tentang tempat nongkrong di Ponorogo yang nyaman buat hangout sekalian momong anak. Jadi buat sister dan brother yang mampir ke Ponorogo, bisa coba datang ke tempat ini.

Segitu dulu postinganku kali ini, jangan lupa mampir lagi kalau aku punya "kabar" baru lagi ya. Terimakasih.

See you, Sisters!!

Wassalamualaikum


Thursday, June 20, 2019

Humphrey Intensive Maximum Serum Niacinamide 10% + Hyaluronic Acid Review


Assalamualaikum

Apa kabar, Sisters?????

Mumpung masih bulan lebaran, aku mengucapkan
“Mohon maaf lahir dan batin, sisters!!!”

Sekalinya ketemuan pas lebaran, aku mau mereview dan sekaligus meracuni sister yah. Produk local lagi, kali ini adalah produk skincare.

Humphrey Intensive Maximum Serum Niacinamide 10% + Hyaluronic Acid