Eka Kuncoro: REVIEW HATUMOGI SKIN CONDITIONER

Friday, October 6, 2017

REVIEW HATUMOGI SKIN CONDITIONER

Assalamualaikum πŸ™πŸ™πŸ™
Hellooooow para beauty di manapun berada. Kali ini review lagi ya sekalian menebar racun baru. Yaitu tentang Hatumogi Skin Conditioner.
Sebenernya, aku beli ini bulan lalu. Emang sengaja telat review, biar sekalian tau efeknya di kulitku ini. Aku juga taunya produk ini karena penebaran racun dari temen-temen blogger yang ada di Beautiesquad. Entah udah berapa kali aku kena racun mereka πŸ˜…. Dan karena aku baca beberapa review mereka tentang Hatumogi yang oke, bagus, cocok dan sebagainya. Akhirnya mantep lah hati eyke kepincut juga sama skincare ini.
Inilah dia, Hatumogi Skin Conditioner....... Jengjengjeeeeeeeng.......
Aku udah pake Hatumogi Skin Conditioner ini belum ada sebulan, kalian bisa lihat isi produknya sendiri udah hampir setengah botol habisnya. Itu karena aku keseringan pake atau kebanyakan pakenya, πŸ˜‚. Sumpah, aku boros banget pake ini produk. Yuk langsung direview aja produk ini.
KEMASAN
Nah kalo kemasan aku gak banyak review sih  karena udah jelas kelihatan dari foto. Kemasannya dari botol plastik segede bison, isinya 500ml a.k.a setengah liter. Udah kaya botol minumku kalo perjalanan Ponorogo-Surabaya (gak penting nduk πŸ˜…).
Botolnya bening, jadi udah bisa langsung lihat isi produknya sendiri kaya apa. Warna tutup botol dan tulisannya biru, ada keterangan nama produk di bagian depan botol, sedangkan bagian belakangnya tulisan Jepang semua.
Nah, untungnya ada kemasan botol spray lagi. Ini berguna banget buat aku yang pake produk apapun suka boros. Botol spraynya kecil, ukuran 50ml kayaknya (gak ada ukurannya di botol). Lebih handy dan gampang dibawa kemana-mana. Jadi gak perlu bawa Hatumogi yang botol gentong itu tadi. Yang tambah bikin aku seneng, spraynya itu alus jadi gak bikin kaya abis keguyur ujan.
Hatumogi Skin Conditioner Botol Spray
Jadi untuk kemasan so far aku gak bermasalah, cuma tulisannya yang aku gak ngerti. Coba kalo bahasa Inggris, mungkin masih bisa ngerti dikit-dikit. Selama ada google translate, aman πŸ˜…πŸ˜….
ISI PRODUK
Untuk produknya sendiri udah kelihatan dari luar, bentuknya cairan warna putih susu gitu. Cairnya itu nyaris cair banget kaya air. Makanya itu dia kalo dimasukin ke botol spray, gak susah buat nyemprotnya.
Tekstur Hatumogi Skin Conditioner
Seperti yang aku bilang, Hatumogi Skin Conditioner ini teksturnya cair hampir kaya air. Tapi ketika udah keserap ke dalam kulit produk ini gak bikin kulit yang kena produk jadi kering, tapi sedikit kaya ada efek pelembabnya. Padahal ada alkoholnya lho.
Seperti yang aku bilang. Untuk isi produknya sendiri kurang jelas karena tulisannya, tulisan Jepang semua 😟. Tapi tenaang sist and girls. Kalian bisa cek di cosdna.com. Tapi aku bisikin, ada 2 bahan yang biasanya aku hindari tapi malah ada di Hatumogi Skin Conditioner ini, yaitu alkohol dan methylparaben-prophylparaben.
Jadi gini, kedua bahan di atas mungkin kalian udah familiar ya. Aku pribadi sebenernya sedikit kaget dengan adanya alkohol dan methyl-prophyl paraben disana. Buat alkohol aku suka gak suka sih, sukanya karena di kulitku alkohol bisa nyembuhin jerawat (dikulitku lhoh ya), tapi sebaliknya alkohol juga bikin kulitku tambah kering sampe perih. Jadi, efeknya gimana nih ke kulitku entar? Baca terus sampek abis, biar tau resultnya yes.
Sedangkan si paraben bersaudara tadi. Banyak kan ya yang paranoid sama paraben? Iya pasti, termasuk aku dulu juga gitu waktu hamil sampe sekarang. Ternyata barang yang aku beli ujug-ujug njebul ada parabennya. Jadi, aku terusin pakenya apa enggak ini? Sebelum menjawab pertanyaannya ada baiknya aku jentrengin dulu masalah bahan-bahan yang digunakan oleh si Hatumogi Skin Conditioner ini.
Ingredients
Nah mari kita bahas dulu mengenai beberapa bahan yang ada di daftar ingredient tadi, yang sebenarnya aku hindari, tapi malah tetep kepake aja sampe sekarang.
1. Water
Water atau air ini udah biasa ya dijadikan bahan utama untuk skincare maupun kosmetik. Fungsinya salah satunya adalah untuk melarutkan bahan lainnya agat lebih mudah dipakai.
2. Butylene Glycol
Butylene Glicol bahan yang juga biasanya ada dalam kosmetik maupun skincare yang berfungsi sebagai penyejuk atau pendingin kulit. Efek samping yang bisa ditimbulkan, meskipun jarang terjadi,  adalah iritasi di sekitar mata. Oleh karena itu disarankan menghindarkan produk yang mengandung Butylene Glicol dari daerah sekitar mata. Nah bahan ini termasuk bahan yang comedogenic.
3. Dippotassium Glycyrrhizate
Bahan ini mempunyai fungsi sebagai bahan yang membantu mencegah dan meminimalisir peradangan. Bahan ini biasanya terdapat pada produk skincare baik untuk wajah maupun bagian tubuh lainnya.
4. Coix Lacryma-Jobi
Ini adalah bahan yang tergolong bahan utama diproduk ini. Nama lainnya adalah tanaman Jali. Tanaman ini berasal dari daerah Asia. Fungsi tanaman ini adalah Sumber pangan yang kaya protein. Untuk kecantikan sendiri, fungsi dari bahan ini adalah sebagai anti-inflamasi, penyejuk kulit dan bahan yang bisa melembabkan kulit.
5. Acrylates Copolymer
Bahan ini digunakan untuk menjaga kelembaban kulit agar terhindar dari kekeringan. Biasanya bahan ini terdapat pada produk perawatan rambut.
6. Dipropylene Glycol
Bahan ini juga dikenal dengan Propylene Glycol. Secara garis besar, produk yang mengandung bahan ini mempunyai fungsi sebagai pelembab. Bahan ini dikenal bisa menjaga kelembaban kulit.
7. Alcohol
Alkohol terdapat pada skincare maupun kosmetik dengan fungsi sebagai pelarut. Karena ada beberapa bahan yang tidak bisa tercampur secara manual, maka alkohol bisa melepaskan molekul antara beberapa bahan agar bisa tercampur dengan baik. Alkohol untuk jumlah tertentu tidak berdampak negatif untuk kulit kecuali untuk kulit sensitif.
8. Citric Acid
Citric Acid biasanya terkandung dalam buah-buahan masam seperti jeruk, kiwi, dan lain sebagainya. Fungsi utama dari Citric Acid sendiri adalah untuk melembabkan kulit, menjadi elastisitas dan menjaga kesegaran kulit.
9. Sodium Sitrat
Bahan ini dalam skincare berfungsi sebagai pelembab dan menjaga agar elastisitas kulit tidak menurun.
10. Methylparaben & Propylparaben
Kedua bahan tersebut adalah turunan dari paraben. Fungsi dari kedua bahan tersebut adalah sebagai bahan pengawet pada kosmetik atau skincare. Sama halnya dengan bahan pengawet pada makanan atau minuman. Untuk penggunaan paraben pada kosmetik dan skincare, jumlah paraben yang digunakan sangat sedikit sehingga masih aman digunakan untuk kulit.
Oke, sekarang mulai ya gimana kesan dari awal pemakaian sampe sekarang ini. Aku udah pakai itu sejak tanggal 13 kalo gak salah, dan sampai sekarang masih pake karena emang pengen tau hasilnya sekalian review ke kalian. Urusan cocok enggaknya kan pasti aku share juga, 😁. Lanjut aja langsung ke pengalaman pake serta terus apa enggak setelah tau bahan-bahannya kaya yang terpampang di atas.
After Use
Sebelum ke hasil setelah pemakaian, aku mau jelasin kenapa aku masih pake aja terus Hatumogi Skin Conditioner ini (niat mau sampe abis juga)  walaupun ada paraben dan alkoholnya?
Jadi gini. Kalau untuk paraben bersaudara tadi aku dulu emang takut banget, mungkin karena berita-berita diluaran yang bilang blablabla sampe paraben bikin kanker kulit. Apalagi dulu mulai rajin nyentuh kosmetik dan skincare itu pas mau hamil, jadi tambah takut aja kalo semua-semua ada parabennya. Jadi selama hamil, alhasil muka kusem kaya wajan gara-gara gak pernah kena skincare yang bener. 😟😟😟😟😟. Tapi apa toh sebenernya paraben dam tetek bengeknya itu? Kenapa kok dikosmetik atau skincare bisa ada paraben?
Jadi ya gaes sist bro uncle auntie granma granpa dimanapun anda berada. Paraben yang biasanya disebut prophylparaben atau methylparaben (
semoga tulisannya bener)  itu adalah semacam bahan pengawet untuk kosmetik atau skincare. Untuk kadar yang bener masih gak jadi soal buat dipake, cuma kalo kadarnya melampaui batas yang ditetapkan, yaitu yang bikin kena penyakit. Banyak kok kosmetik dan skincare yang produknya masih mengandung bahan tersebut tapi masih aman digunakan dan lolos uji BPOM, kalo enggak gak mungkin dong bisa lolos dijual di pasaran.
Aku masih pake Hatumogi Skin Conditioner ini walaupun ada paraben bersaudara itu tadi, karena alasan logis pribadi. Kalo makanan berpengawet aja masih bisa dengan santai kita makan, kenapa buat skincare enggak? Hanya saja emang perlu kita waspadai, kalo udah jelas kita pake 1 produk yang ada paraben nya, sebisa mungkin kita gak menggunakan produk lain yang juga ada paraben di dalamnya. That's it!
Sekarang masalah Alkohol. Sempet dulu pakai skincare yang sebelum baca ingredientnya aja udah ketauan ada alkoholnya, dan hasilnya wajah kering luar biasa dan jerawatan parah. Sejak saat itu aku sebisa mungkin menghindari produk yang ada alkoholnya buat dipake di wajah. Kalo di badan masih gak masalah. Tapi aku juga suka sama efeknya si alkohol ini. Selain dia bikin jerawat (alkohol ini comedogenic ya), makin kesini alkoholnya bikin jerawat cepet kering. Bingung gak tuh. Pucing pala bagong 😌😌. Tapi lagi-lagi efek jerawatan setelah pake produk yang ada alkohol/ethanol gak menimpa semua jenis kulit ya. Mungkin cuma aku dan beberapa orang ajah.
Jadinya sekarang kalo aku pake produk yang ada alkoholnya, aku tes dulu. Selama 2-3 hari aku pake full di jidat. Kalo gak bruntusan, aman. Udah gitu doang ngetestnya. Dan setelah aku tes si Hatumogi Skin Conditioner ini, Alhamdulillah gak kenapa-napa jidatku dong, malah makin kinclong.
Ngemeng mulu, kesannya abis pake gimane buuuuk?
Nah, setelah hampir sebulan pake Hatumogi, kesan yang paling menyenangkan adalah produk ini bikin kulit seger luar biasa. I know kalo agak lebay, tapi karena kulitku beberapa bulan ini lagi kering jadi kena Hatumogi ini lebih seger aja.
Selain segernya, Hatumogi ini bikin kulitku lebih lembab. Aku ini suka skincare tapi gak terlalu suka pake moisturizer πŸ˜… karena terlalu lengket gitu perasaan. Jadi setelah ketemu produk ini dan dalam bentuk cair, udah seneng jadinya kulit lembab tapi gak perlu pake moisturiser lagi. Itu kalo aku lho ya, kalo untuk kalian tetep aku saranin buat tetep pake pelembab yang biasanya kamu pakai setelah pake Hatumogi ini.
Aku pake nya selalu dengan spray. Karena pernah aku pake kaya toner pada umumnya, di kapas dan telapak tangan ternyata gak terlalu enak. Karena tekstur produknya ini sangat cair, jadi terlalu banyak masuk ke kapas daripada ke kulit. Jadi ketika pake produknya lewat spray, semua produknya lari ke kulit dan meresap.
Kulitku ini beberapa Bulan ini memang lebih kering tapi T zone masih ada sedikit minyak berlebih. Aku biasanya pake Hatumogi Skin Conditioner ini setelah mandi+cuci muka dan sebelum tidur. Selama hampir sebulan ini aku gak pake pelembab tambahan, bener-bener dari Hatumogi ini doang. Hasilnya, minyak yang ada di T zone masih ada tapi lebih santai keluarnya, dan area wajah yang kering terasa lebih terhidrasi dengan baik. Kulit juga teksturnya lebih bagus daripada sebelumnya, dan karena aku lagi rajin double bahkan triple cleansing sebelum cuci muka, pake Hatumogi juga sebagai salah satu cleansernya, jadinya selama hampir sebulan ini gak ada satupun jerawat yang nongol.
Hatumogi Skin Conditioner ini juga gak ada parfum atau pewanginya. Ini cocok buat kalian yang sensitif sama wewangian dari skincare. Jadi kalo udah kesemprot sampe hidung, gak keganggu sama aroma yang macem-macem.
Oh iya, Hatumogi ini kan ada ekstrak biji tanaman Jali nya. Jadi kalau didiemin berapa lama gitu kadang terlihat kaya ada endapan dan residu. Itu gapapa ya, masih bisa larut lagi ketika dikocok dan tidak mengubah kualitas dari produknya sendiri. Hatumogi Skin Conditioner ini bisa disimpan di kulkas juga. Jadi kalo pengen pake ini sebagai face mist yang super dingin, tiggal taruh aja di kulkas. Kualitas tetep tidak berubah, kecuali kalian jemur ini produk.
Untuk efek mencerahkan, gak ada dan gak merasakan. Yang aku tau Hatumogi juga tidak ada claim bisa mencerahkan wajah, karena fokus mereka adalah untuk conditioning atau melembutkan dan melembabkan wajah juga menjaga elastisitas kulit.
Cara Pakai
Untuk menggunakan Hatumogi Skin Conditioner ini ada banyak cara. Beberapa caranya antara lain adalah:
  • CleanserHatumogi ini bisa kalian pake sebagai tahap akhir cleansing, jadi setelah selesai membersihkan makeup dengan cleansing pil atau micellar water, kalian bisa pakai produk ini untuk usapan terakhir untuk memastikan gak ada makeup yang tersisa. Atau bisa juga mencampur Hatumogi ini dengam cleansing oil yang biasanya kalian pake biar gak terlalu berminyak aja waktu bersihin muka.
  • Toner. Setelah mencuci wajah, biasanya kulit wajah akan sedikit lebih kering karena perbedaan ph antara bahan yang digunakan untuk cleansing dan air. Hatumogi juga bisa digunakan sebagai toner untuk mengembalikan kelembaban dan membantu menormalkan ph kulit.
  • Mix with other skincare. Ada beberapa temen blogger menggunakan Hatumogi ini sebagai masker entah itu single use atau dipakai barengan dengan produk lain. Ada yang dituang di kapas atau sheet mask kosong lalu ditempel di muka dan ada juga yang dijadikan pelarut masker bubuk, mudmask atau claymask. Jadi, semacam penggantinya rose water gitu.
  • Body spray. Selain digunakan di wajah, Hatumogi ini bisa juga dipake buat badan yang sedang tandus. Bisa disemprot di tangan, kaki, leher dan bagian tubuh lain yang perlu hidrasi ekstra.
Begitulah cara pakai yang bisa kalian sesuaikan dengan kebutuhan kalian. Kalo aku biasanya pake sebagai toner, aku campur pake cleansing balm, aku pake sebagai face mist, buat ngebasahin sponge atau brush buat eyeshadow dan buat campuran clay mask biar gak kering banget di muka.



Nah. Kesimpulan dari review di atas adalaaaaaaah, aku cukup suka banget dengan Hatumogi Skin Conditioner. Produk ini membuat kulit wajah dan leher terasa lebih sehat. Selama pemakaian juga tidak ada iritasi, breakout maupun munculnya jerawat baru. Dengan kata lain, kulit ku yang jenisnya kering ini cocok dengam Hatumogi. Secara keseluruhan aku suka. Namun apakah aku akan repurchase Hatumogi?
Kalau ada produk lokal yang bisa menggantikan si Hatumogi, pasti aku akan pindah ke lain hati. Bukan karena apa-apa ya, cuma kalo produk Indonesia ada yang bagusnya sama atau lebih, ya lebih pilih produk lokal. Dan yang pasti aku ini anaknya suka coba-coba, jadi mungkin kalo ada yang lebih bagus ya aku pindah tapi kalo masih bagusan Hatumogi ya aku akan setiah 😊😊😊.
Nah buat kalian yang penasaran dan mau beli si Hatumogi Skin Conditioner ini, kalian bisa beli diberbagai online shop yang ada di socmed. Kalo aku, belinya di perfectbeautyid. Kalian bisa search di aplikasi shopee atau kepoin di instagramnya. 
Sekian dulu reviewku kali ini tentang skincare yang sedang aku pakai. Mungkin dari kalian ada yang juga pakai, bisa share di kolom komentar ya. Kalo gak muncul, bisa klik leave comment yang ada di bawah judul.
Semoga reviewku ini bermanfaat buat kalian. Sampai jumpa dipostinganku selanjutnya, dan Terimakasih
Jangan lupa follow sosial mediaku yes:
Wassalamualaikum πŸ™πŸ™πŸ™

No comments:

Post a Comment

COLORFUL FRECKLES LOOK FOR BEAUTIESQUAD COLLAB

Assalamualaikum πŸ™πŸ»πŸ™πŸ»πŸ™πŸ» . . Bagaimana kabar semuanya beauties? Semoga.belum telat, aku mengucapkan minal aidzin buat semuanya y...