Eka Kuncoro: 2018

Thursday, May 17, 2018

[ REVIEW ] LANKA ARGAN OIL



Assalamualaikum 🙏🏻🙏🏻🙏🏻

Hari pertama puasa nih beauties. Gimana kabarnya? Masih tetep sehat dan semangat menjalani bulan ini kan ya. Selamat menjalankan ibadah puasa bagi teman-teman yang melaksanakan.

Oke, aku mau ngeracun sekaligus menebar review produk yang sedang aku coba lebih kurang selama 2 mingguan. Yaitu Argan Oil dari Lanka Indonesia.

Jadi aku beberapa minggu lalu Beautiesquad sedang bekerjasama dengan Lanka dan memberikan aku kesempatan buat mencoba produknya dan men-share hasil dari penggunaan produk ini kepada temen semua. Terimakasih Beautiesquad dan Lanka Indonesia.

Aku penasaran banget sama produk ini karena sebelumnya aku belum pernah mencoba produk "minyak" untuk skincare. Biasanya aku pakai produk minyak ke wajah itu untuk membersihkan makeup, kaya minyak zaitun misalnya. Produk ini juga makin kesini makin laris manis dijajal oleh para beauty blogger dan vlogger seluruh dunia. Karena seperti yang kita tahu, banyak sekali manfaat yang bisa kita dapat dari Argan Oil ini.

Argan oil itu apa sih? Jadi, asal mula Argan Oil adalah bersumber dari minyak yang dihasilkan dari buah pohon Argan (Argania spinosa). Buah ini hanya bisa ditemukan di Maroko, Afrika Utara. Lalu apa sih manfaatnya?

Manfaat Argan Oil menurut skin.co.id antara lain adalah anti oksidan untuk menangkal radikal bebas yang akan masuk ke kulit, merawat kulit kepala yang kering, melembabkan kulit, menjaga kelembaban dan bisa juga dijadikan sebagai pengganti body lotion untuk mengatasi kulit kering, dan masih banyak lagi manfaat lain yang dihasilkan dari Argan Oil Lanka ini.

Oke langsung kita me-review saja produk ini dari luar sampai dalam.

Kemasan

Lanka Argan Oil


Untuk kemasannya, yang paling luar adalah box bentuk balok terbuat dari kertas dengan dominasi warna putih dan pink. Dalam kemasan sudah ada beberapa informasi terkait dengan produknya.

Nah kemasan dalamnya sendiri adalah kemasan botol kaca ringan yang  rawan pecah. Jadi lebih ringan tapi kurang aman. Tulisan atau informasi yang ada di kemasan botol kurang lebih sama seperti yang ada di box.

Untuk packaging sendiri menurutku cukup simple. Gak ribet dan karena produknya ini cukup kecil atau mini size nya, jadi dibawa traveling pun aman banget. Produk ini juga sempet aku bawa semingguan ke luar kota, dan gak makan banyak tempat di skincare pouch ku. Lebih gampang gak usah dibawa box nya. Cuma pastiin lagi tutup nya beneran rapat lho ya 😁.

Nah tutupnya ini yang unik. Karet pipetnya berwarna pink, lalu dikasih pelindung lagi biar gak kepencet mungkin ya. Jatuhnya kaya ada mahkotanya gitu.

Isi produk

Argan Oil

Oke sekarang menuju ke isi dari produk dari Lanka Argan Oil. Isinya tentu saja berupa minyak argan dengan tekstur dan rupa seperti minyak pada umumnya. Tapi yang aku rasain ini beda dengan minyak zaitun yang pernah aku pakai, mungkin karena beda jenis minyak nya juga kali ya.

Minyak Argan dari Lanka ini sedikit lebih "cair" dibandingkan beberapa minyak yang pernah aku pakai. Jadi, ketika dipakai ke kulit terasa lebih ringan. Kesannya kaya gak pakai minyak sebelumnya. Ringan banget dan yang paling penting cepet meresapnya, karena aku sempet mikir bahwa produk ini keliatannya gak bakalan sering aku pake sebelum ber-makeup karena bakalan menyita banyak waktu nunggu si minyak ini kering tapi ternyata gak se berminyak itu.
Aku pake ini selama lebih dari 2 minggu, dan aku share hasilnya abis gini.

Setelah penggunaan

Cara Pakai Argan Oil

Cara menggunakan Argan Oil ini ada dalam kemasannya. Cukup ambil beberapa tetes Argan Oil ke telapak tangan lalu oleskan ke beberapa bagian tubuh sembari dipijat dengan lembut. Seperti di wajah, leher, rambut dan tubuh. Untuk hasil yang maksimal bisa digunakan sebagai pelembab tubuh dan rambut di pagi hari setelah mandi.
Kalau aku pribadi memakai ini untuk wajah aja, karena waktu itu sempetnya hanya di wajah 😅😅. Sebenernya waktu itu sedang males banget buat pake skincare, kebiasaan kalau keluar kota bawaannya pengen semua praktis. Tapi karena harus review, skincare nya jalan terus.
Jadi aku sedang mengalami masa berjerawat selama sebulan, kemungkinan besar disebabkan karena hormonal aku mau datang bulan ditambah aku juga mainan makeup setiap hari. Beneran setiap hari bahkan kadang sehari 2x makeup untuk foto dan video. Akhirnya kulit berontak minta istirahat (mungkin sih ya 😅).
Tapi karena gak kuat kalau gak pegang foundation brush, jadinya ya tetep aja blending sana-sini walaupun jerawat masih nongol. Dan jerawatku ini bukan yang muncul menonjol gitu. Jadi, jerawatku ini hanya sedikit keluar dari kulit, jadi terasa banget teksurnya tapi gak terlalu kelihatan menonjol, hanya warnanya aja yang lebih merah.
Lalu aku pake Lanka Argan Oil ini dari pertama dapet paketnya (foto before- 27 April 2018) sampai hari ini (foto after - 16 Mei 2018)

Sebelum dam Sesudah memakai Argan Oil 

Foto yang before ini aku ambil pagi hari sekitar jam 8. Sedangkan foto after aku ambil jam 3 sore. Jadi kalau keliatan lebih gelap atau lebih terang itu karena efek dari cahaya Ilahi.

Dari foto itu aku bisa menyimpulkan bahwa, Argan Oil ini membantu mempercepat perbaikan warna kulitku. Biasanya aku membutuhkan waktu sekitar 1 bulan untuk mengembalikan warna bagian kulit yang ada bekas jerawatnya. Tapi bisa temen-temen lihat ada beberapa bagian dari bekas jerawat sudah bersih atau hanya terlihat sedikit saja bekasnya dibandingkan sebelumnya. Jadi dari sini aku merasakan bahwa Argan Oil Lanka ini membantu banget dalam hal mempercepat pudarnya bekas jerawat. 

Kemudian, kondisi kulit ku ini adalah kombinasi cenderung kering. Jadi T-Zone ku sedikit normal to oily sedangkan bagian lain, khususnya area pipi, lumayan kering. Apalagi waktu aku keluar kota itu setiap hari kena AC, jadi area pipi terutama bagian tulang pipi rasanya kaya ketarik saking keringnya.

Aku pake ini pagi hari setelah pakai toner dan sebelum sunscreen. Lalu malam hari setelah toner dan sebelum moisturizer. Efek melembabkan terasa banget disini. Walaupun kulit terkena AC tapi gak terasa kering. Hanya saja, bagian yang biasanya terdapat minyak wajah, setelah aku pakai beberapa hari, Argan Oil ini malam membuat minyak di wajahku lebih meningkat. Tapi hanya dibagian T-Zone saja, sedangkan untuk bagian kulit lainnya masih aman.

Kemudian setelah aku googling, baru lah aku menemukan informasi di Paula Choice yang menjelaskan bahwa Argan Oil berfungsi seperti layaknya minyak esensial yang lain yang berfungsi memberikan kelembaban pada kulit, dan karena memang ini adalah minyak jadi disarankan digunakan untuk yang memiliki kondisi kulit yang kering dan mereka yang tidak memiliki riwayat alergi pada minyak esensial. 

Oleh karena itu aku tetap pakai Lanka Argan Oil ini cuma waktu dan tempat pengaplikasian nya yang aku ubah. Sekarang aku cuma pakai malam hari aja sebelum pakai moisturizer lalu aku hanya pakai di bagian wajah yang menurutku kering. Jadi bagian wajah lainnya sama sekali gak aku olesin minyak Argan ini.

Kesimpulan

Dari penjelasanku mengenai pendapat dan efek yang aku rasakan setelah pakai Lanka Argan Oil, bisa aku simpulkan seperti berikut ini.

  • Dari segi kemasan cukup oke. Kemasannya simple tapi niat banget. Terutama bagian tutupnya, terlihat luxury banget. Jadi kesannya mewah dan juga praktis karena gak bikin nyesek kalau dibawa pergi-pergi.

  • Untuk isi produk. Seperti minyak esensial pada umumnya. Ketika diaplikasikan mulus aja karena tekturnya memang oil. Tapi walaupun teksturnya minyak, Argan Oil Lanka ini cukup cepet menyerap ke kulit. Aku kaget juga pertama kali tau secepet ini nyerepnya, karena ini pertama kalinya aku pake oil untuk skincare. Biasanya pakai oil untuk membersihkan makeup.

  • Efek setelah menggunakan minyakArgan atau Lanka Argan Oil ini cukup membuatku senang tapi sekaligus bimbang. Argan Oil ini membantu banget saat kulitku mengalami breakout dan menyebabkan muncul banyak jerawat serta bekasnya. 

  • Nah, Argan Oil Lanka ini bukan menyembuhkan kan jerawat kalau di kulitku, tapi membantu mempercepat memudarkan bekas jerawat. Yang biasanya bekas jerawatku hilang dalam waktu tidak kurang dari sebulan, saat pakai Argan Oil ini hanya dalam 2 minggu bekas jerawatku udah mulai hilang. 

  • Tapi ada yang aku gak suka juga dari Argan Oil ini, yaitu saat aku salah ketika mengaplikasikannya. Lanka Argan Oil ini berfungsi baik di area wajahku yang kering tapi di area wajahku yang ada sedikit minyak menjadi lebih berminyak daei biasanya setelah pakai Argan Oil ini. 

  • Jadi aku sangat merekomendasikan Lanka Argan Oil ini untuk temen-temen yang punya kondisi kulit yang kering atau ada bagian tubuh yang butuh kelembaban yang tinggi. Tapi aku tidak merekomendasikan Argan Oil ini pada mereka yang punya kulit berminyak dan yang punya riwayat alergi atau iritasi terhadap minyak esensial. 

  • Worth to buy apa enggak? Kalau gak salah harganya sekitar 100ribuan. Harganya memang terbilang sedikit mahal untuk ukuran yang cuma 20ml ini. Cuuumaaaa, harga segitu akan sebanding dengan khasiat dan kualitas selama cocok untuk kulit mu. Contoh di kasus kulitku, dia mempercepat proses memudarkan bekas jerawat, biasanya sebulan jadi setengah bulan. Jadi tergantung gimana khasiatnya di kulit kalian. 



Oke jadi segitu dulu review ku dan hasil pemakaian Argan Oil dari Lanka. Kalau temen-temen butuh dan pengen cari informasi (atau juga beli)  mengenai Lanka Argan Oil ini, bisa banget cari info di: 




Sekian review ku kali ini, semoga membantu teman-teman yang pengen beli atau cari referensi tentang Argan Oil. Kalau ada yang kurang jelas bisa share pendapat atau pertanyaan kalian ke kolom komentar ya. Atau temen-temen pernah menggunakan juga lalu cocok atau tidak? Share juga di kolom komentar ya. 
Terimakasih sudah mampir, jangan lupa follow yes. Sampai jumpa di tulisanku selanjutnya. 

Wassalamualaikum 🙏🏻🙏🏻🙏🏻

Friday, May 4, 2018

J. CAT BEAUTY FREEDOM CREATOR MIX LIP PALETTE - FREEDOM FIRST

Assalamualaikum 🙏🏻🙏🏻🙏🏻🙏🏻
.
.

Halleeeeoooooowwwwww cantiks! Apa kabar? Seneng deh tau kalau kalian baca lagi tulisanku untuk yang kesekian kalinya *ge er parah*. Balik lagi aku mau share review produk yang baru aja aku pakai. Yaitu JCat Beauty Freedom Lip Creator.
Jadi aku dapat barang ini secara cuma-cuma atau gratis atau gretoong. Bahagia gak coba? Dapet produk sesuai dengan kepengen nya kita, tapi dibayarin! Salah satu surga dunia ye khan. Awalnya aku pengen reedem untuk produk skincare. Tapi, waktu iseng buka beberapa e-commerce yang isinya cosmetics, lalu nemu lip palette ini. Langsung gak pikir dua kali, pilih ini seketika. 
Kalian juga mau? Pengen dapet free product juga? Gampang banget. Kalian tinggal masuk ke portalnya tampilcantik lalu daftar kemudian kirim deh long atau short review kalian tentang berbagai produk beauty yang kalian pernah pakai. Nah kalian bakalan dapet point tuh, kumpulin poinnya kalau udah kekumpul semua bisa tukar poinnya dengan produk skincare atau makeup yang kalian pengen. 
Oke segitu dulu intro dan cerita tentang gimana aku dapet produk ini ya. Sekarang kita lanjuuuuut ke review produknya dari kemasan dan aplikator, isi produk dan swatch nya, ketahanan produknya serta kesimpulan worth to but gak sih produk ini. 
KEMASAN
Judul dari produk ini adalah JCAT Beauty Freedom Creator - Freedom First. Jadi ini adalah lip palette, seperti yang kalian bisa lihat ya. Nah kemasan luarnya ini yang bikin fokusku teralihkan. Packaging luarnya itu warna-warni dengan dasar warna hitam. Memang berkesan rame banget packaging nya, cuma untuk beberapa orang yang suka design yang "berisik" pasti bakalan tertarik dengan kemasan dari produk ini. 

Sebelum masuk langsung ke kemasan, aku mau share juga kalau banyak yang bilang bahwa JCat Beauty Lip Palette ini mirip banget bahkan cenderung ngejiplak lip palette dari Anastasia Beverly Hills. Dari mananya? Kalau boleh bilang hampir semuanya. Mulai dari kemasannya, aplikatornya bahkan warnanya. Untuk perbandingan warnanya akan aku share juga ya. 
Nah kalau untuk tampilan kemasan dan warna dari palet nya sendiri udah keliatan sama persis, bahkan untuk aplikatornya juga sama persis. Yang membedakan mungkin hanya harganya. Kalau Anastasia Beverly Hills dibandrol dengan harga sekitar 500-600ribuan, sedangkan untuk lip palette dari JCat Beauty ini mempunyai harga 180ribuan, gak sampai 200ribu. Jadi aku pribadi gak berharap hasil palet ini sama dengan ABH ya, karena dari segi harga dan mungkin kualitasnya bakalan beda jauh. 
Oke lanjut review nya lagi yuks! 
Di kemasannya tertulis beberapa informasi mengenai nama produknya, komposisinya, nama shade nya yang tertera dalam lembaran mika diatas produk, tips dalam mencampur warna dan lain sebagainya. 
Kemasan di dalam box nya berupa kemasan plastik dengan tutup transparan. Jadi tanpa membuka tutupnya, kita sudah bisa melihat semua warna dan nama shade yang ada dalam lip palette tersebut. Di dalam kemasan juga terdapat metal mixing palette yang berfungsi sebagai tempat untuk mencampur warna sesuai dengan yang diinginkan. 
Di dalam kemasan dalam, selain ada produk lip palette nya ada juga aplikator yang terdapat 2 sisi ujung yang berbeda fungsi. Salah satu ujungnya adalah lip brush, sedangkan ujung satunya perupa spatula yang memudahkan kita mengambil lip product yang akan dicampur nantinya. 
Terdapat juga mixing palet berukuran cukup kecil yang berfungsi sebagai tempat untuk mencampur warna-warna dari lip palette yang diinginkan. 
Segitu dulu tentang kemasan, sekarang lanjut ke isi produk dan swatch semua warna di lip palette nya. 
Isi Produk
Seperti yang udah aku tulis, isi palette ini adalah 18 warna. Baris pertama dan kedua adalah warna-warna yang biasa dipakai untuk daily lip color atau biasa digunakan untuk memulas bibir. 
Sedangkan baris paling bawah berisi warna dasar yang tidak biasa digunakan untuk memulas bibir. Akan tetapi warna-warna ini bisa dipakai untuk dicampur dengan warna lain. Karena warna yang ada pada baris ketiga ini merupakan warna dasar. 
Nah, aku pribadi lebih sering pakai warna yang ada dibaris terakhir karena bisa aku pakai buat makeup mata ataupun untuk keperluan gambar di wajah atau facepaint
Untuk warnanya sendiri seperti ini. 
Di atas deretan warna lip palette ini ada salembar plastik transparan yang bertuliskan nama-nama shade dari tiap warnanya. 
Semua warna di atas bisa dipakai untuk pemulas bibir, tergantung tingkat kepedean aja pakenya. Selain untuk pemulas bibir, lip palette ini juga bisa digunakan untuk menggambar atau facepainteyeliner, menggambar alis bahkan pengganti eyeshadow
Okay, setelah lihat semua warnanya, yuk dilanjut tentang kesan bagaimana setelah memakai produk ini. Karena ada yang aku suka dan gak aku suka juga dengan JCat Beauty Lip Creator ini. 
  • Pertama mengenai kemasan
Aku pribadi gak bisa seneng banget dengan karya yang dijiplak. Karya kita dijiplak kan rasanya gimana gitu ya, pasti gak enak kan ya. Nah, produk ini tuh ya, aku gak tau harus gimana bilang nya ya, cuma mau gak mau dan suka gak suka produk ini sama persis dengan brand lain yang kualitas dan namanya bisa dibilang lebih oke. 
Cuma, brand yang ini banyak peminatnya karena memang harganya jauuuuuuh lebih murah dibandingan dengan brand aslinya. Itu hanya dari segi harga, kalau dibandingkan dengan segi kualitas pasti gak bisa sama atau bahkan produk ini gak bisa menyamai. 
Alasan kenapa aku pilih produk ini, karena aku belum ngeh kalo produk ini sama persis dengan brand lainnya. Lalu baru tau dan ngeh ketika salah satu beauty vlogger mengatakan bahwa lip palette ini nge-dupe brand lain setelahnya. Alasan kedua adalah karena aku naksir beberapa warna yang bisa aku jadikan pengganti facepaint, karena sampe sekarang aku belum punya facepaint
  •  Kedua adalah tekstur, aroma, pigmentasi dan ketahanan
Ketika aku mencoba pertama kali, aku ambil warna-warna yang netral untuk bibir, maksudnya adalah warna yang biasa aku pakai buat pemulas bibir. Untuk warnanya semua menarik, hanya saja teksturnya kurang oke menurutku. 
Ketika dioles ke bibir, sekali oles memang bisa menutup warna asli bibir. Hanya saja untuk olesan kedua, akan menggeser beberapa bagian olesan lip product yang pertama diaplikasikan. Sebenernya ini cukup mengganggu, cuma masih bisa ditutup lagi dengan layer yang lebih banyak. Cuma akhirnya terasa tebel banget di bibir. 
Untuk aroma, hampir semua warna itu nyaris tanpa aroma atau bau. Cuma ada beberapa warna seperti hitam, kuning dan ungu tua yang agak ada sedikiiiiiiit bau seperti bau besi. Tapi itu cuma sedikiiiit banget, itupun kudu di endus lama gitu baru agak kecium. 
Untuk pigmentasi, kalian bisa lihat di swatch yang udah aku lampirkan fotonya di atas. Pigmentasi nya oke, cuma ada beberapa warna yang kudu beberapa kali ambil produk baru bisa sama pigmentasinya dengan yang lain. Terutama yang warnanya kuning atau Pure Yellow, ini butuh 5 kali ambil produk baru bisa mentereng warnanya seperti warna yang lain. 
Untuk ketahanan, jujur aku pake ini maksimal selama 3 jam dan langsung hapus tuntas. Karena apa? Teksturnya memang benar sedikit berminyak, tapi makin lama ketika udah nempel di bibir akan membuat bibir terasa makin tebal dan kering. Padahal ini bukan lipcream yang matte tapi dia bisa bikin bibir kering dalam teksturnya yang berminyak. Semoga temen-temen paham maksudku ya. Jadi paling lama aku pake itu selama 3 jam karena selama itu saja kadang bisa bikin bibir kering. Tapi balik lagi, hasil akan berbeda dengan kondisi bibir masing-masing. 
Untuk masalah transfer atau enggak, ya karena ini bukan produk yang matte jadi pasti transfer. Kesenggol aja udah pasti transfer. Intinya gampang banget nempel dimana-mana. 
Kesimpulan
Secara keseluruhan, produk ini biasa aja bagiku. Bukan yang bagus banget atau yang jelek banget. Masih bisa kepake apalagi kalau aku pengen gambar atau warna warni di muka ku. 
Cuma, kalau untuk mengkoleksi lagi setelah produk ini habis, kelihatannya tidak. Karena mungkin aku akan beraling ke produk facepaint yang sebenarnya 😅😅 bukan dari lip palette. Ya karena ini lip palette, bukan untuk facepainting.
Lalu, produk ini dipakai untuk bibir pun biasa aja. Cuma kita memang bisa berkreasi mengenai warna yang mau kita pilih, karena bisa dicampur. Hanya saja kalau kalian penggemar lip product yang matte dan gak transfer, Jcat Beauty Lip Creator ini bukan untuk kamu. Jcat Beauty ini bisa dan cocok dipake kalau untuk kebutuhan foto dan buat kalian yang suka campur-campur warna untuk bibir dan gak masalah dengan lip product yang transfer.
Oke, begitu saja review ku mengenai JCat Beauty Lip Creator yang aku dapat dari Tampil Cantik. Tapi perlu diingat, ini yang aku review adalah hasil pemakaian di bibir dan muka ku ya. Bisa jadi hasil dan reaksi tiap orang dan kulit  akan berbeda. 
Terimakasih sudah mampir ke blog ku, jangan lupa untuk mampir lagi di tulisanku selanjutnya. 
.
.


Wassalamualaikum 🙏🏻🙏🏻🙏🏻

Monday, April 30, 2018

INTERNATIONAL BOOK DAY MAKEUP COLLABORATION



Assalamualaikum 🙏🏻🙏🏻🙏🏻
Bagaimana kabarnya beauties?? Semoga selalu sehat dan makin bahagia.
Oke disini aku balik lagi untuk mempersembahkan pagelaran riasan wajah yang sangat menawan dan paripurna dari collaboration makeup dengan beberapa teman di Beautiesquad
Bagi kalian yang baru liat tulisanku, dan belum mengenal Beautiesquad, kalian bisa klik disini biar bisa langsung gabung menjadi member dari BS. Percayalah, keuntungan yang akan kalian dapetin dari BS ini buanyaaaaak. Aku sudah membuktikan sendiri, karena aku bisa berkarya dan semangat bikin konten sampai sekarang semuanya berkat BS
Seperti biasanya, Beautiesquad atau yang biasa disingkat dengan BS ini setiap bulannya mengadakan kolaborasi makeup dengan para membernya dengan tema yang selalu berbeda. Nah kali ini tema yang diangkat adalah International Book Day atau Hari Buku Internasional. 
Dari tema yang diangkat itu ada beberapa pilihan lagi yang disuguhkan pada para membernya, tepatnya ada 3 pilihan makeup look. Yang pertama adalah tokoh Hermione pada buku Harry Potter, kedua adalah tokoh Srintil dalam buku berjudul Ronggeng Dukuh Paruk dan yang ketiga adalah tokoh Sayuri dalam buku bertajuk Memoirs of Geisha
Lalu aku pilih yang mana? Aku pilih yang struktur mukanya sama kaya struktur muka ku aja 😅😅😅, aku akhirnya pilih membuat makeup look dengan pilihan tokoh Srintil dari buku Ronggeng Dukuh Paruk.
Tapi akhirnya aku juga menemukan kesulitan dalam makeup Srintil yang kelihatannya simple ini, yaitu karakter. Karakternya Srintil ini dari wajahnya atau makeup nya ini menunjukkan bahwa Srintil ini wanita desa yang kuat serta cantik alami. 
Kalau kalian penasaran dengan siapa sih Srintil ini, kalian bisa cari bukunya ya. Judulnya Ronggeng Dukuh Paruk. Atau bisa juga dengan menonton film yanh sudah dibuat dengan judul yang sama. 
Untuk look dari Srintil yang aku pengen ini sebenernya bukan aku terinspirasi sih, lebih ke recreate. Yes, aku recreate look dari Srintil waktu dia akan bekerja dengan tariannya. Look yang aku bikin kurang lebih seperti ini, 
Look di atas aku coba bikin yang hampir sama, walaupun hasilnya juga jauh beda sih, 😅. Kemudian, beginilah hasil dari recreate ku. 
Beda banget apalagi aku pake daleman hijab, dan lagi aksesorisku kurang ketiplek atau kurang menyerupai dengan look yang sebenernya. 
Di makeup look yang aku bikin kali ini aku menekankan bahwa look nya harus senatural mungkin. Gak pake bulumata palsu, gak pake eyeliner, gak pake warna lipstick yang bold, alis gak terlalu on fleek dan gak terkesan too much. Tapi lebih menonjolkan paes kecil dan rapat pada look nya. 
Jadi aku bikin paes kecil itu untuk menonjolnya makeup ke-Srintil-an ku kali ini. 
Untuk produk yang aku pake, karena ini natural banget jatuhnya, jadi aku pake sedikit produk untuk look kali ini. Produk yang aku pake pun 100% produk lokal Indonesia. 
  1. Alis. QL Cosmetics Eyebrow Cream
  2. Mata. Purbasari Eyeshadow 
  3. Face. Pubasari Alas Bedak dan Viva Queen Loose Powder
  4. Blush on. silky Girl Blush On
  5. Lip. Sariayu Reog Lipstick 
  6. Paes. Bingkai pakai Purbasari Eyeliner Pensil dan diisi dengan Inez Eyeshadow Palette 
Itu tadi sedikit produk yang berasal dari Indonesia yang aku pake buat bikin look Srintil kali ini. Gimana menurutmu temans? Apakah udah cucok dengan Srintilnya? Komen dibawah ya, aku tunggu kritik dan sarannya 😊😊.
Oke, itu tadi look dari aku. Salah satu member BS ada juga yang ikutan dan hasil look nya luar biasa kece parah. Namanya adalah Cheryl Mae, klik namanya ya biar bisa langsung cek gimana caranya dia bikin look seperti itu. 
Segitu dulu ya temans informasi dan pagelaran wajah dalam rangka ikut Makeup Collab with Beautiesquad dengan tema International Book Day kali ini. Kalau ada kritik dan saran, langsung komen aja ya, aku sangat senang jika bisa menerima kritik dan saran dari kalian. 
Terimakasih sudah mampir di blog ku, jangan lupa untuk mampir terus yah. Sampai jumpa ditulisanku berikutnya, terimakasih. 
Ps: nih aku spoiler-in makeup look temen-temen yang lainnya. 
Wassalamualaikum 🙏🏻🙏🏻🙏🏻

Saturday, March 31, 2018

REVIEW POPPY DHARSONO COSMETICS


Assalamualaikum 🙏🏻🙏🏻🙏🏻
Gimana kabar kalian beauties? Semoga dalam keadaan baik-baik saja dan selalu bahagia. Amin.
Aku mau review nih. Yang aku review udah keliatan dari judulnya ya kan. Nah, sebelum mulai me-review, aku mau cerita sedikit.
Produk ini aku dapet dari Beautiesquad. Kalian udah pada tau semua dong ya tentang Beautiesquad. Jadi beberapa hari yang lalu Beautiesquad sedang mengadakan gathering di kota Jogja. Kalian pasti udah lihat beberapa story dari para member. Kalau kalian kepo, kalian bisa cek instagram timeline di @beautiesquad karena banyak foto tentang kegiatan mereka selama di Jogja dari tempat menginapnya, tempat makannya, kegiatan mereka sampai brand yang menjadi sponsor dari kegiatan mereka. 
Sayang banget kemarin aku gak bisa ikut dalam kegiatan gathering mereka. Tapi aku masih berkesempatan untuk me-review salah satu brand dari brand yang mensponsori Beautiesquad, yaitu Poppy Dharsono Cosmetics. Sekarang brand ini udah makin terkenal ya, sebagai warga Indonesia jadi makin bangga kosmetik merek lokal bisa mulai hype dan kualitas nya juga kece. 
Jadi aku dikirimin oleh Beautiesquad beberapa kosmetik yaitu two way cakeeyebrow pencil dan lipcream dari brand Poppy Dharsonodan sekarang langsung aja dimulai review Poppy Dharsono Cosmetics
Poppy Dharsono Cosmetics
Langsung aja kita bahas satu persatu mulai dari eyebrow pencil
1. Poopy Dharsono Eyebrow Pencil - Black
Kemasan Poppy Dharsono Eyebrow Pencil
Sebenernya ketika aku dikasih kesempatan me-review paket kosmetik dari Poppy Dharsono ini, aku gak tau bakalan dapat apa aja di dalamnya. Ternyata salah satunya adalah pensil alis. Dimana seperti yang kalian tau, aku gak begitu suka dengan pensil alis. Bukan salah pensil alisnya lho, tapi karena aku sendiri yang belum bisa ngalis pake pensil alis. Susah, seus, beneran! Tapi gak ada salahnya aku mulai membiasakan diri dengan memulai pake pensil alis. 
Oke mulai kita bahas dari yang paling luar, yaitu kemasan. 
Kemasannya box berwarna emas ada beberapa keterangan dari kemasannya seperti cara pakai, shade dari pensilnya, berapa beratnya serta bahan pembuat atau ingredient nya. 
Untuk swatch ada di foto bawah ini. Warnanya hitamnya keluar tapi gak pigmented menurutku. Teksturnya sedikit keras. Tekstur dan pigmentasi yang begini biasanya oke banget buat mereka yang belajar ngalis. Jadi warnanya gak terlalu ngejreng, dan bisa build lagi. 
Swatch Poppy Dharsono Eyebrow Pencil
Untuk kekurangannya, sebenernya masih sedikit kalah dengan rambut alisku dari segi warnanya, warna rambut alisku ini cukup hitam banget dan rambutnya itu gendut-gendut. Ditambah lagi rambut alisku yang berantakan, jadi kudu ditambah wax atau mascara alis secara terpisah jika harus bikin alis onfleek dan stay all day. Tapi kalau untuk yang alisnya biasa aja tebalnya atau lebih tipis dari alisku, kalian bakalan suka sama produk ini. Terlebih lagi buat pemula, karena meminimalkan hasil nge block atau ndemblok pada alis. 
Pensil alis ini gak waterproof kalau menurutku ya, tapi kalau untuk daily kan gak butuh yang super tahan lama, jadi cukup-an lah produk alis satu ini. Selama kalian gak menggosok alis, warnanya juga masih ada di alis kok. 
Cukup segitu dulu untuk review pensil alis lokal, sekarang lanjut ke bedaknya. 
2. Poppy Dharsono Absolute Cover Two Way Cake - 02 Ivory Bisque
Kemasan Poppy Dharsono Twp Way Cake
Produk selanjutnya adalah two way cakeTwo way cake ini adalah bedak padat yang ada coverage nya, jadi ini seharusnya bakalan bisa meng-cover segala dosa yang ada di wajah ya. Oke mari kita mulai review bedak padat ini. 
Untuk kemasan, sama seperti kemasan pensil alisnya. Box kertas warna emas dan ada beberapa informasi mengenai produknya sendiri. Kemasan dalamnya berwarna gold, bisa buat ngaca lho packaging nya 😁. Waktu di buka nanti ada kaca lagi bentuk persegi panjang dan bedaknya sendiri lalu ada aplikator berupa sponge warna putih. Untuk swatch dari two way cake nya sendiri seperti foto di bawah ini
Swatch Poppy Dharsono Two Way Cake
Shade nya sendiri lebih terang 1 tingkat dengan kulit asliku. Ini cocok buat aku kalau pas aku pake foundation nya terlalu gelap, karena aku emang kadang suka pake foundation yang lebih gelap dari warna kulit ku sih.
Coverage nya juga ada. Aku pakai di area bawah mata tanpa pake concealer, bisa sedikit lebih menutup dark circle bawah mata dibandingkan hanya pakai foundation aja. Area tulang pipi yang ada flek hitamnya juga bisa disamarkan dengan baik. 
 Cuma sayangnya, area bawah mata ku ini cukup kering. Ketika aku aplikasikan two way cake ini di bawah mata, awalnya bagus. Tapi lama kelamaan agak terlihat garis halus dan makin lama makin keliatan. 
Perbedaan pemakaian Poppy Dharsono Two Way Cake dengan bedak tabur
Untuk ketahanan, layaknya two way cake pada umumnya. Selama pakai primer dan foundation yang sesuai dengan jenis kulit, bisa bertahan lama. 
Tapi pada waktu aku pakai, selama 3 jam tanpa primer, masih stay belum bergeser. Cuma waktu aku pakai itu di dalam ruangan dan tidak gerah. Jadi wajah gak kena keringat. 
Two way cake ini cocok digunakan buat kulit yang berminyak, karena finish nya memang matte banget di kulit ku yang kombinasi kering ini. 
3. Poppy Dharsono Liquefied Matte Lip Color - 08 Raisin
Kemasan Poppy Dharsono Lipcream
Produk ketiga yang aku dapat adalah produk yang paling bikin aku penasaran, yaitu liquid lipcream nya. Yang aku dapet adalah shade Raisin. Ini adalah lipcream tergelap yang aku punya, 😂.
Kemasannya warna putih, ada beberapa informasi di dalam nya seperti nama dan nomor shade nya, ingredient dan cara pakainya. Botolnya transparan jadi bisa langsung kelihatan isi atau warna dari lipcreamnya. Botolnya kaya plastik (atau kaca?) tapi tebel dan agak sedikit berat. Ada tulisan Poppy Dharsono di badan botolnya, sayangnya warnanya hampir ketutup sama warna dari lipcream nya. Jadi hampir gak keliatan mereknya. 
Untuk aplikatornya cukup runcing, bisa menjangkau sudut bibir yang biasanya agak sulit buat dioleskan lip product
Aplikator Poppy Dharsono Lipcream
Aku belum menggunakan ini buat daily look sih. Tapi akan aku coba kapan-kapan 😅. 
Tekstur dan swatch Poppy Dharsono Lipcream
Teksturnya liquid sedikit kental. Ketika di swipe kelihatan cair banget. Untuk pigmentasi, cukup pigmented. Dengan warna kaya gini, ungu gelap, bisa menutup warna bibirku yang gak rata. Aromanya kaya kue atau permen gitu, tapi gak menyengat. Jadi bagi yang biasa terganggu sama wewangian lipcream, ini gak akan mengganggu kalian.

Yang aku kurang suka dengan produk ini adalah agak susah ratanya. Ketika dioles sekali ke bibir, gak langsung semua rata. Ada bagian yang nutup banget dan ada bagian yang kaya cuma pakai lipgloss ungu. Jadi perlu minimal 2kali oles untuk meratakan. 
Untuk ketahanan, bisa dibilang ini topLip cream matte  Poppy Dharsono ini waterproof dan kissproof. Buat makan yang berminyak juga ilangnya sedikit banget, hampir gak keliatan kalau hilang. Jadi ketika mau bersihin lipcream nya memang harus pake lip remover yang oil based

KESIMPULAN



Oke, dari review ku tadi aku mau simpulkan pendapatku tentang produk kosmetik dari Poppy Dharsono.
  • Kemasan produknya elegan, aku suka karena memberi kesan yang mewah
  • Untuk eyebrow pencil nya, sejujurnya aku kurang begitu suka karena warnanya masih sedikit kalah dengan rambut alis asli yang aku punya, dan pensil alis ini juga gak bisa menenangkan alisku yang kadang suka kemana-mana. Cuma, pensil alis ini bagus banget buat yang punya rambut alis yang normal atau tipis. 
  • Untuk two way cake, aku bilang biasa aja. Pertama karena aku tidak terbiasa memakai two way cake, kedua karena kondisi area bawah mataku ini cukup kering. Jadi setelah pemakaian yang agak lama akan terlihat garis halus atau crack di bawah mata. Tapi aku mau rekomendasikan produk two way cake ini buat yang kulitnya berminyak, karena hasilnya cukup matte dan produk ini punya coverage jadi bisa sekaligus menutup noda di wajah. 
  • Untuk lipcream nya aku suka. Suka! Lipcream ini adalah produk bibir pertamaku yang paling gelap warnanya. Aplikasinya enak, warnanya pigmented banget di bibirku, yang paling penting adalah produk ini waterproof atau transferproof tapi tetep gampang dibersihin dengan cleansing oil. Cuma agak sedikit kurang ratarata gitu, jadi kudu beberapa kali oles untuk meratakan. 
Begitu lah review ku tentang paket kosmetik Poppy Dharsono yang aku dapet dari acaranya Beautiesquad. Intinya semua produknya aku udah pake dan ada yang aku biasa aja tapi ada juga yang aku suka banget. Kalau temen-temen punya pengalaman pake paket kosmetik kaya yang aku review di atas, bisa lho share pendapat kalian tentang produk ini di kolom komentar. 
Oke, segitu dulu review Poppy Dharsono Cosmetics yang aku bisa jabarkan saat ini. Semoga bisa memberikan informasi yang baru untuk temen-temen yang pengen coba produk lokal yang bagus. Terimakasih sudah membaca dan memberikan komentar ya, sampai jumpa di tulisaku selanjutnya, bye!

Kalau temen-temen mau punya Poppy Dharsono Cosmetics juga, bisa langsung beli aja ya. Belinya di sini:

 Website : pd-cosmetics.com/new
Online e-commerce : Lazada, Blibli, Beautylink, Matahari Mall, blanja.com, Zilingo, Gogobli.


Wassalamualaikum 🙏🏻🙏🏻🙏🏻
Poppy Dharsono Cosmetics



[ REVIEW ] LANKA ARGAN OIL

Assalamualaikum  🙏🏻🙏🏻🙏🏻 Hari pertama puasa nih beauties . Gimana kabarnya? Masih tetep sehat dan semangat menjalani bulan ...