Eka Kuncoro: May 2018

Thursday, May 17, 2018

[ REVIEW ] LANKA ARGAN OIL



Assalamualaikum 🙏🏻🙏🏻🙏🏻

Hari pertama puasa nih beauties. Gimana kabarnya? Masih tetep sehat dan semangat menjalani bulan ini kan ya. Selamat menjalankan ibadah puasa bagi teman-teman yang melaksanakan.

Oke, aku mau ngeracun sekaligus menebar review produk yang sedang aku coba lebih kurang selama 2 mingguan. Yaitu Argan Oil dari Lanka Indonesia.

Jadi aku beberapa minggu lalu Beautiesquad sedang bekerjasama dengan Lanka dan memberikan aku kesempatan buat mencoba produknya dan men-share hasil dari penggunaan produk ini kepada temen semua. Terimakasih Beautiesquad dan Lanka Indonesia.

Aku penasaran banget sama produk ini karena sebelumnya aku belum pernah mencoba produk "minyak" untuk skincare. Biasanya aku pakai produk minyak ke wajah itu untuk membersihkan makeup, kaya minyak zaitun misalnya. Produk ini juga makin kesini makin laris manis dijajal oleh para beauty blogger dan vlogger seluruh dunia. Karena seperti yang kita tahu, banyak sekali manfaat yang bisa kita dapat dari Argan Oil ini.

Argan oil itu apa sih? Jadi, asal mula Argan Oil adalah bersumber dari minyak yang dihasilkan dari buah pohon Argan (Argania spinosa). Buah ini hanya bisa ditemukan di Maroko, Afrika Utara. Lalu apa sih manfaatnya?

Manfaat Argan Oil menurut skin.co.id antara lain adalah anti oksidan untuk menangkal radikal bebas yang akan masuk ke kulit, merawat kulit kepala yang kering, melembabkan kulit, menjaga kelembaban dan bisa juga dijadikan sebagai pengganti body lotion untuk mengatasi kulit kering, dan masih banyak lagi manfaat lain yang dihasilkan dari Argan Oil Lanka ini.

Oke langsung kita me-review saja produk ini dari luar sampai dalam.

Kemasan

Lanka Argan Oil


Untuk kemasannya, yang paling luar adalah box bentuk balok terbuat dari kertas dengan dominasi warna putih dan pink. Dalam kemasan sudah ada beberapa informasi terkait dengan produknya.

Nah kemasan dalamnya sendiri adalah kemasan botol kaca ringan yang  rawan pecah. Jadi lebih ringan tapi kurang aman. Tulisan atau informasi yang ada di kemasan botol kurang lebih sama seperti yang ada di box.

Untuk packaging sendiri menurutku cukup simple. Gak ribet dan karena produknya ini cukup kecil atau mini size nya, jadi dibawa traveling pun aman banget. Produk ini juga sempet aku bawa semingguan ke luar kota, dan gak makan banyak tempat di skincare pouch ku. Lebih gampang gak usah dibawa box nya. Cuma pastiin lagi tutup nya beneran rapat lho ya 😁.

Nah tutupnya ini yang unik. Karet pipetnya berwarna pink, lalu dikasih pelindung lagi biar gak kepencet mungkin ya. Jatuhnya kaya ada mahkotanya gitu.

Isi produk

Argan Oil

Oke sekarang menuju ke isi dari produk dari Lanka Argan Oil. Isinya tentu saja berupa minyak argan dengan tekstur dan rupa seperti minyak pada umumnya. Tapi yang aku rasain ini beda dengan minyak zaitun yang pernah aku pakai, mungkin karena beda jenis minyak nya juga kali ya.

Minyak Argan dari Lanka ini sedikit lebih "cair" dibandingkan beberapa minyak yang pernah aku pakai. Jadi, ketika dipakai ke kulit terasa lebih ringan. Kesannya kaya gak pakai minyak sebelumnya. Ringan banget dan yang paling penting cepet meresapnya, karena aku sempet mikir bahwa produk ini keliatannya gak bakalan sering aku pake sebelum ber-makeup karena bakalan menyita banyak waktu nunggu si minyak ini kering tapi ternyata gak se berminyak itu.
Aku pake ini selama lebih dari 2 minggu, dan aku share hasilnya abis gini.

Setelah penggunaan

Cara Pakai Argan Oil

Cara menggunakan Argan Oil ini ada dalam kemasannya. Cukup ambil beberapa tetes Argan Oil ke telapak tangan lalu oleskan ke beberapa bagian tubuh sembari dipijat dengan lembut. Seperti di wajah, leher, rambut dan tubuh. Untuk hasil yang maksimal bisa digunakan sebagai pelembab tubuh dan rambut di pagi hari setelah mandi.
Kalau aku pribadi memakai ini untuk wajah aja, karena waktu itu sempetnya hanya di wajah 😅😅. Sebenernya waktu itu sedang males banget buat pake skincare, kebiasaan kalau keluar kota bawaannya pengen semua praktis. Tapi karena harus review, skincare nya jalan terus.
Jadi aku sedang mengalami masa berjerawat selama sebulan, kemungkinan besar disebabkan karena hormonal aku mau datang bulan ditambah aku juga mainan makeup setiap hari. Beneran setiap hari bahkan kadang sehari 2x makeup untuk foto dan video. Akhirnya kulit berontak minta istirahat (mungkin sih ya 😅).
Tapi karena gak kuat kalau gak pegang foundation brush, jadinya ya tetep aja blending sana-sini walaupun jerawat masih nongol. Dan jerawatku ini bukan yang muncul menonjol gitu. Jadi, jerawatku ini hanya sedikit keluar dari kulit, jadi terasa banget teksurnya tapi gak terlalu kelihatan menonjol, hanya warnanya aja yang lebih merah.
Lalu aku pake Lanka Argan Oil ini dari pertama dapet paketnya (foto before- 27 April 2018) sampai hari ini (foto after - 16 Mei 2018)

Sebelum dam Sesudah memakai Argan Oil 

Foto yang before ini aku ambil pagi hari sekitar jam 8. Sedangkan foto after aku ambil jam 3 sore. Jadi kalau keliatan lebih gelap atau lebih terang itu karena efek dari cahaya Ilahi.

Dari foto itu aku bisa menyimpulkan bahwa, Argan Oil ini membantu mempercepat perbaikan warna kulitku. Biasanya aku membutuhkan waktu sekitar 1 bulan untuk mengembalikan warna bagian kulit yang ada bekas jerawatnya. Tapi bisa temen-temen lihat ada beberapa bagian dari bekas jerawat sudah bersih atau hanya terlihat sedikit saja bekasnya dibandingkan sebelumnya. Jadi dari sini aku merasakan bahwa Argan Oil Lanka ini membantu banget dalam hal mempercepat pudarnya bekas jerawat. 

Kemudian, kondisi kulit ku ini adalah kombinasi cenderung kering. Jadi T-Zone ku sedikit normal to oily sedangkan bagian lain, khususnya area pipi, lumayan kering. Apalagi waktu aku keluar kota itu setiap hari kena AC, jadi area pipi terutama bagian tulang pipi rasanya kaya ketarik saking keringnya.

Aku pake ini pagi hari setelah pakai toner dan sebelum sunscreen. Lalu malam hari setelah toner dan sebelum moisturizer. Efek melembabkan terasa banget disini. Walaupun kulit terkena AC tapi gak terasa kering. Hanya saja, bagian yang biasanya terdapat minyak wajah, setelah aku pakai beberapa hari, Argan Oil ini malam membuat minyak di wajahku lebih meningkat. Tapi hanya dibagian T-Zone saja, sedangkan untuk bagian kulit lainnya masih aman.

Kemudian setelah aku googling, baru lah aku menemukan informasi di Paula Choice yang menjelaskan bahwa Argan Oil berfungsi seperti layaknya minyak esensial yang lain yang berfungsi memberikan kelembaban pada kulit, dan karena memang ini adalah minyak jadi disarankan digunakan untuk yang memiliki kondisi kulit yang kering dan mereka yang tidak memiliki riwayat alergi pada minyak esensial. 

Oleh karena itu aku tetap pakai Lanka Argan Oil ini cuma waktu dan tempat pengaplikasian nya yang aku ubah. Sekarang aku cuma pakai malam hari aja sebelum pakai moisturizer lalu aku hanya pakai di bagian wajah yang menurutku kering. Jadi bagian wajah lainnya sama sekali gak aku olesin minyak Argan ini.

Kesimpulan

Dari penjelasanku mengenai pendapat dan efek yang aku rasakan setelah pakai Lanka Argan Oil, bisa aku simpulkan seperti berikut ini.

  • Dari segi kemasan cukup oke. Kemasannya simple tapi niat banget. Terutama bagian tutupnya, terlihat luxury banget. Jadi kesannya mewah dan juga praktis karena gak bikin nyesek kalau dibawa pergi-pergi.

  • Untuk isi produk. Seperti minyak esensial pada umumnya. Ketika diaplikasikan mulus aja karena tekturnya memang oil. Tapi walaupun teksturnya minyak, Argan Oil Lanka ini cukup cepet menyerap ke kulit. Aku kaget juga pertama kali tau secepet ini nyerepnya, karena ini pertama kalinya aku pake oil untuk skincare. Biasanya pakai oil untuk membersihkan makeup.

  • Efek setelah menggunakan minyakArgan atau Lanka Argan Oil ini cukup membuatku senang tapi sekaligus bimbang. Argan Oil ini membantu banget saat kulitku mengalami breakout dan menyebabkan muncul banyak jerawat serta bekasnya. 

  • Nah, Argan Oil Lanka ini bukan menyembuhkan kan jerawat kalau di kulitku, tapi membantu mempercepat memudarkan bekas jerawat. Yang biasanya bekas jerawatku hilang dalam waktu tidak kurang dari sebulan, saat pakai Argan Oil ini hanya dalam 2 minggu bekas jerawatku udah mulai hilang. 

  • Tapi ada yang aku gak suka juga dari Argan Oil ini, yaitu saat aku salah ketika mengaplikasikannya. Lanka Argan Oil ini berfungsi baik di area wajahku yang kering tapi di area wajahku yang ada sedikit minyak menjadi lebih berminyak daei biasanya setelah pakai Argan Oil ini. 

  • Jadi aku sangat merekomendasikan Lanka Argan Oil ini untuk temen-temen yang punya kondisi kulit yang kering atau ada bagian tubuh yang butuh kelembaban yang tinggi. Tapi aku tidak merekomendasikan Argan Oil ini pada mereka yang punya kulit berminyak dan yang punya riwayat alergi atau iritasi terhadap minyak esensial. 

  • Worth to buy apa enggak? Kalau gak salah harganya sekitar 100ribuan. Harganya memang terbilang sedikit mahal untuk ukuran yang cuma 20ml ini. Cuuumaaaa, harga segitu akan sebanding dengan khasiat dan kualitas selama cocok untuk kulit mu. Contoh di kasus kulitku, dia mempercepat proses memudarkan bekas jerawat, biasanya sebulan jadi setengah bulan. Jadi tergantung gimana khasiatnya di kulit kalian. 



Oke jadi segitu dulu review ku dan hasil pemakaian Argan Oil dari Lanka. Kalau temen-temen butuh dan pengen cari informasi (atau juga beli)  mengenai Lanka Argan Oil ini, bisa banget cari info di: 




Sekian review ku kali ini, semoga membantu teman-teman yang pengen beli atau cari referensi tentang Argan Oil. Kalau ada yang kurang jelas bisa share pendapat atau pertanyaan kalian ke kolom komentar ya. Atau temen-temen pernah menggunakan juga lalu cocok atau tidak? Share juga di kolom komentar ya. 
Terimakasih sudah mampir, jangan lupa follow yes. Sampai jumpa di tulisanku selanjutnya. 

Wassalamualaikum 🙏🏻🙏🏻🙏🏻

Friday, May 4, 2018

J. CAT BEAUTY FREEDOM CREATOR MIX LIP PALETTE - FREEDOM FIRST

Assalamualaikum 🙏🏻🙏🏻🙏🏻🙏🏻
.
.

Halleeeeoooooowwwwww cantiks! Apa kabar? Seneng deh tau kalau kalian baca lagi tulisanku untuk yang kesekian kalinya *ge er parah*. Balik lagi aku mau share review produk yang baru aja aku pakai. Yaitu JCat Beauty Freedom Lip Creator.
Jadi aku dapat barang ini secara cuma-cuma atau gratis atau gretoong. Bahagia gak coba? Dapet produk sesuai dengan kepengen nya kita, tapi dibayarin! Salah satu surga dunia ye khan. Awalnya aku pengen reedem untuk produk skincare. Tapi, waktu iseng buka beberapa e-commerce yang isinya cosmetics, lalu nemu lip palette ini. Langsung gak pikir dua kali, pilih ini seketika. 
Kalian juga mau? Pengen dapet free product juga? Gampang banget. Kalian tinggal masuk ke portalnya tampilcantik lalu daftar kemudian kirim deh long atau short review kalian tentang berbagai produk beauty yang kalian pernah pakai. Nah kalian bakalan dapet point tuh, kumpulin poinnya kalau udah kekumpul semua bisa tukar poinnya dengan produk skincare atau makeup yang kalian pengen. 
Oke segitu dulu intro dan cerita tentang gimana aku dapet produk ini ya. Sekarang kita lanjuuuuut ke review produknya dari kemasan dan aplikator, isi produk dan swatch nya, ketahanan produknya serta kesimpulan worth to but gak sih produk ini. 
KEMASAN
Judul dari produk ini adalah JCAT Beauty Freedom Creator - Freedom First. Jadi ini adalah lip palette, seperti yang kalian bisa lihat ya. Nah kemasan luarnya ini yang bikin fokusku teralihkan. Packaging luarnya itu warna-warni dengan dasar warna hitam. Memang berkesan rame banget packaging nya, cuma untuk beberapa orang yang suka design yang "berisik" pasti bakalan tertarik dengan kemasan dari produk ini. 

Sebelum masuk langsung ke kemasan, aku mau share juga kalau banyak yang bilang bahwa JCat Beauty Lip Palette ini mirip banget bahkan cenderung ngejiplak lip palette dari Anastasia Beverly Hills. Dari mananya? Kalau boleh bilang hampir semuanya. Mulai dari kemasannya, aplikatornya bahkan warnanya. Untuk perbandingan warnanya akan aku share juga ya. 
Nah kalau untuk tampilan kemasan dan warna dari palet nya sendiri udah keliatan sama persis, bahkan untuk aplikatornya juga sama persis. Yang membedakan mungkin hanya harganya. Kalau Anastasia Beverly Hills dibandrol dengan harga sekitar 500-600ribuan, sedangkan untuk lip palette dari JCat Beauty ini mempunyai harga 180ribuan, gak sampai 200ribu. Jadi aku pribadi gak berharap hasil palet ini sama dengan ABH ya, karena dari segi harga dan mungkin kualitasnya bakalan beda jauh. 
Oke lanjut review nya lagi yuks! 
Di kemasannya tertulis beberapa informasi mengenai nama produknya, komposisinya, nama shade nya yang tertera dalam lembaran mika diatas produk, tips dalam mencampur warna dan lain sebagainya. 
Kemasan di dalam box nya berupa kemasan plastik dengan tutup transparan. Jadi tanpa membuka tutupnya, kita sudah bisa melihat semua warna dan nama shade yang ada dalam lip palette tersebut. Di dalam kemasan juga terdapat metal mixing palette yang berfungsi sebagai tempat untuk mencampur warna sesuai dengan yang diinginkan. 
Di dalam kemasan dalam, selain ada produk lip palette nya ada juga aplikator yang terdapat 2 sisi ujung yang berbeda fungsi. Salah satu ujungnya adalah lip brush, sedangkan ujung satunya perupa spatula yang memudahkan kita mengambil lip product yang akan dicampur nantinya. 
Terdapat juga mixing palet berukuran cukup kecil yang berfungsi sebagai tempat untuk mencampur warna-warna dari lip palette yang diinginkan. 
Segitu dulu tentang kemasan, sekarang lanjut ke isi produk dan swatch semua warna di lip palette nya. 
Isi Produk
Seperti yang udah aku tulis, isi palette ini adalah 18 warna. Baris pertama dan kedua adalah warna-warna yang biasa dipakai untuk daily lip color atau biasa digunakan untuk memulas bibir. 
Sedangkan baris paling bawah berisi warna dasar yang tidak biasa digunakan untuk memulas bibir. Akan tetapi warna-warna ini bisa dipakai untuk dicampur dengan warna lain. Karena warna yang ada pada baris ketiga ini merupakan warna dasar. 
Nah, aku pribadi lebih sering pakai warna yang ada dibaris terakhir karena bisa aku pakai buat makeup mata ataupun untuk keperluan gambar di wajah atau facepaint
Untuk warnanya sendiri seperti ini. 
Di atas deretan warna lip palette ini ada salembar plastik transparan yang bertuliskan nama-nama shade dari tiap warnanya. 
Semua warna di atas bisa dipakai untuk pemulas bibir, tergantung tingkat kepedean aja pakenya. Selain untuk pemulas bibir, lip palette ini juga bisa digunakan untuk menggambar atau facepainteyeliner, menggambar alis bahkan pengganti eyeshadow
Okay, setelah lihat semua warnanya, yuk dilanjut tentang kesan bagaimana setelah memakai produk ini. Karena ada yang aku suka dan gak aku suka juga dengan JCat Beauty Lip Creator ini. 
  • Pertama mengenai kemasan
Aku pribadi gak bisa seneng banget dengan karya yang dijiplak. Karya kita dijiplak kan rasanya gimana gitu ya, pasti gak enak kan ya. Nah, produk ini tuh ya, aku gak tau harus gimana bilang nya ya, cuma mau gak mau dan suka gak suka produk ini sama persis dengan brand lain yang kualitas dan namanya bisa dibilang lebih oke. 
Cuma, brand yang ini banyak peminatnya karena memang harganya jauuuuuuh lebih murah dibandingan dengan brand aslinya. Itu hanya dari segi harga, kalau dibandingkan dengan segi kualitas pasti gak bisa sama atau bahkan produk ini gak bisa menyamai. 
Alasan kenapa aku pilih produk ini, karena aku belum ngeh kalo produk ini sama persis dengan brand lainnya. Lalu baru tau dan ngeh ketika salah satu beauty vlogger mengatakan bahwa lip palette ini nge-dupe brand lain setelahnya. Alasan kedua adalah karena aku naksir beberapa warna yang bisa aku jadikan pengganti facepaint, karena sampe sekarang aku belum punya facepaint
  •  Kedua adalah tekstur, aroma, pigmentasi dan ketahanan
Ketika aku mencoba pertama kali, aku ambil warna-warna yang netral untuk bibir, maksudnya adalah warna yang biasa aku pakai buat pemulas bibir. Untuk warnanya semua menarik, hanya saja teksturnya kurang oke menurutku. 
Ketika dioles ke bibir, sekali oles memang bisa menutup warna asli bibir. Hanya saja untuk olesan kedua, akan menggeser beberapa bagian olesan lip product yang pertama diaplikasikan. Sebenernya ini cukup mengganggu, cuma masih bisa ditutup lagi dengan layer yang lebih banyak. Cuma akhirnya terasa tebel banget di bibir. 
Untuk aroma, hampir semua warna itu nyaris tanpa aroma atau bau. Cuma ada beberapa warna seperti hitam, kuning dan ungu tua yang agak ada sedikiiiiiiit bau seperti bau besi. Tapi itu cuma sedikiiiit banget, itupun kudu di endus lama gitu baru agak kecium. 
Untuk pigmentasi, kalian bisa lihat di swatch yang udah aku lampirkan fotonya di atas. Pigmentasi nya oke, cuma ada beberapa warna yang kudu beberapa kali ambil produk baru bisa sama pigmentasinya dengan yang lain. Terutama yang warnanya kuning atau Pure Yellow, ini butuh 5 kali ambil produk baru bisa mentereng warnanya seperti warna yang lain. 
Untuk ketahanan, jujur aku pake ini maksimal selama 3 jam dan langsung hapus tuntas. Karena apa? Teksturnya memang benar sedikit berminyak, tapi makin lama ketika udah nempel di bibir akan membuat bibir terasa makin tebal dan kering. Padahal ini bukan lipcream yang matte tapi dia bisa bikin bibir kering dalam teksturnya yang berminyak. Semoga temen-temen paham maksudku ya. Jadi paling lama aku pake itu selama 3 jam karena selama itu saja kadang bisa bikin bibir kering. Tapi balik lagi, hasil akan berbeda dengan kondisi bibir masing-masing. 
Untuk masalah transfer atau enggak, ya karena ini bukan produk yang matte jadi pasti transfer. Kesenggol aja udah pasti transfer. Intinya gampang banget nempel dimana-mana. 
Kesimpulan
Secara keseluruhan, produk ini biasa aja bagiku. Bukan yang bagus banget atau yang jelek banget. Masih bisa kepake apalagi kalau aku pengen gambar atau warna warni di muka ku. 
Cuma, kalau untuk mengkoleksi lagi setelah produk ini habis, kelihatannya tidak. Karena mungkin aku akan beraling ke produk facepaint yang sebenarnya 😅😅 bukan dari lip palette. Ya karena ini lip palette, bukan untuk facepainting.
Lalu, produk ini dipakai untuk bibir pun biasa aja. Cuma kita memang bisa berkreasi mengenai warna yang mau kita pilih, karena bisa dicampur. Hanya saja kalau kalian penggemar lip product yang matte dan gak transfer, Jcat Beauty Lip Creator ini bukan untuk kamu. Jcat Beauty ini bisa dan cocok dipake kalau untuk kebutuhan foto dan buat kalian yang suka campur-campur warna untuk bibir dan gak masalah dengan lip product yang transfer.
Oke, begitu saja review ku mengenai JCat Beauty Lip Creator yang aku dapat dari Tampil Cantik. Tapi perlu diingat, ini yang aku review adalah hasil pemakaian di bibir dan muka ku ya. Bisa jadi hasil dan reaksi tiap orang dan kulit  akan berbeda. 
Terimakasih sudah mampir ke blog ku, jangan lupa untuk mampir lagi di tulisanku selanjutnya. 
.
.


Wassalamualaikum 🙏🏻🙏🏻🙏🏻

[ REVIEW ] LANKA ARGAN OIL

Assalamualaikum  🙏🏻🙏🏻🙏🏻 Hari pertama puasa nih beauties . Gimana kabarnya? Masih tetep sehat dan semangat menjalani bulan ...