Tuesday, June 23, 2020

New Normal, Protokol Kesehatan Yang Harus Jadi Kebiasaan!




Hai, apa kabar??
Sudah mendengar tentang rapid test? Sudah pernah rapid test? Bagi yang sudah, bagaimana hasilnya?

Rapid test sendiri merupakan uji atau test cepat skala besar yang dilakukan sebagai upaya skrinning awal guna mengetahui jumlah antibody yang ada dalam tubuh manusia. Jika antibodi yang ada dalam darah sebagai sample itu tinggi, orang tersebut langsung dinyatakan reaktif. Artinya sedang ada virus di dalam tubuh orang tersebut.

Kemudian jika reaktif, akan dilakukan swab test untuk mengetahui virus yang ada pada tubuh orang itu adalah virus covid-19 atau bukan. Karena, reaktif bukan berati 100% pasti terinfeksi covid-19. Akan tetapi bagi mereka yang hasil rapid test nya adalah reaktif, akan langsung dirujuk untuk melakukan swab test dan wajib karantina mandiri di rumah jika tidak menunjukkan gejala yang berat.

Masyarakat saat ini dihimbau atau bahkan wajib untuk melakukan rapid test terlebih dahulu bagi mereka yang ingin bepergian atau melakukan perjalanan ke luar kota. Apalagi bagi masyarakat yang berasal dari daerah yang pasien covid nya tinggi dan pernah kontak dengan pasien covid-19.

Rapid test dan swab test ini sudah bukan hal yang baru lagi apalagi kita sudah mulai memasuki New Normal.
Bagaimana kabarnya dengan New Normal di lingkunganmu? Sudah mulai beradaptasi dengan New Normal?
Bagaimana pendapat kamu tentang New Normal?

New Normal mengajarkan kita untuk semakin berhati-hati dalam menajalani semua aktifitas di luar ruangan, bahkan ketika bersosialisasi dengan orang lain. Masih bingung juga dengan New Normal?

Apa itu New Normal?


New Normal sebenarnya adalah suatu kegiatan rutin baru yang harus kita terapkan setelah pandemi covid-19 yang sedang dialami oleh semua negara. Kalau bagiku sendiri, New Normal berarti menerapkan protokol kesehatan dengan lebih disiplin lagi dan lebih teratur, gak harus diingatkan atau harus diperingatkan dahulu. Intinya harus insiatif sendiri atau kesadaran pribadi.

Artinya New Normal sama dengan hidup bersih dan teratur. Protokol kesehatan setelah ada peraturan New Normal ini juga seharusnya sudah dilakukan dari dulu. Tidak harus menunggu ada peringatan, sanksi atau penyakit muncul baru dilaksanakan.

Lalu apa saja protokol kesehatan yang dilakukan setelah adanya peraturan New Normal?

1. Cuci Tangan



Cuci tangan menggunakan sabun dan bilas dengan menggunakan air mengalir. Sebenarnya cuci tangan adalah nasehat sederhana yang dahulu biasa kita dengar. Ternyata dari hal yang kecil, dampaknya sangat besar untuk kesehatan. Siapa yang menyangka, dengan cuci tangan hal yang biasa kita remehkan, sekarang menjadi kegiatan wajib yang tidak boleh kita lewatkan.

Bisa kita lihat juga ya, sekarang hampir semua pusat perbelanjaan, toko kelontong, mini market, warung kopi, pasar bahkan rumah biasa menyediakan tempat cuci tangan khusus di halaman atau depan bangunan.

2. Pakai Masker



Siapa yang belum punya masker? Hayo ngacung!!!!

Sekarang semua orang wajib memakai masker baik wanita, lelaki, dewasa sampai anak-anak. Baik ketika bersosialisasi dengan rekan, bekerja bahkan saat berolahraga juga sangat disarankan menggunakan masker guna mencegah penyebaran virus.

Bagaimana jika tidak memakai masker? Bisa jadi kamu tidak bisa berbelanja di minimarket yang kau datangi karena semua pembeli wajib memakai masker sebelum masuk, Kamu juga mungkin akan mendapatkan teguran atau bahkan sanksi jika kedapatan tidak memakai masker oleh pihak yang bertanggung jawab.

Mau kena sanksi? Ayo pakai masker! Bisa beli atau bikin sendiri dari kain yang ada di rumah kamu.

3. Jaga Jarak

Dulu nama bekennya adalah social distancing, kemudian menjadi pysical distancing. Lebih mudahnya, jaga jarak. 

Wajib bagi kita untuk menjaga jarak atau menghindari kerumunan agar terhindar dari segalam macam virus menular. Ini berlaku juga diberbagai sektor seperti pariwisata dan transportasi. Sekarang semua menerapkan jaga jarak dengan membatasi jumlah penumpang moda transportasi umum, mengurangi jumlah kunjungan di tempat wisata dan lain sebagainya.


4. Pola Hidup Sehat




Konsumsi makanan yang sehat, banyak makan buah dan sayur, kurangi makanan cepat saji yang banyak mengandung gula dan garam yang berlebih. Perbanyak minm air putih dibandingkan dengan minuman bersoda atau yang mengandung alkohol.

Kurangi begadang dan perbanyak aktifitas yang menyehatkan seperti lari pagi, angkat beban, bersepeda tau olahraga lainnya. Olahraga rutin akan membuat imun tubuh meningkat yang hasilnya adalah badan tidak mudah sakit.

Pola hidup sehat semacam ini tentunya harus kita lakukan dari dulu, tidak perlu menunggu ada penyakit yang datang, bukan?

5. Cek Kesehatan 


Kalau sudah merasa kurang enak badan atau merasa sehat tapi masih was-was dengan keadaan New Normal ini, jangan ragu untuk berkonsultasi langsung dengan dokter. Jangan ke dukun, karena yang kamu dapat hanya semburan air, bukan obat yang bisa menyembuhkanmu.

Cek kesehatan sebaiknya dilakukan dalam kurun waktu 1x dalam 1 bulan, apalagi untuk mereka yang memiliki riwayat penyakit yang serius seperti tekanan darah tinggi, jantung, kolesterol, diabetes dan penyakit lainnya.

Kalau kamu masih takut juga untuk datang ke RS guna kontrol kesehatan atau ingin periksa tapi jadwalmu padat, kamu bisa konsultasi atau planning untuk mengunjungi dokter dengan masuk ke situs Halodoc. 




Bagi yang ingin bepergian ke luar kota tapi harus memiliki surat keterangan sehat, kamu juga bisa membuat janji dengan dokter sesuai dengan waktu yang kamu bisa. Atau kamu ingin test kesehatan setelah kamu bepergian dari luar kota, juga bisa appointment terlebih dahulu dengan dokter dari situs halodoc. Kamu bisa melakukan covid-19 test juga lho melalui halodoc.

Halodoc merupakan situs kesehatan yang memudahkan kita untuk mengetahui informasi tentang kesehatan. Kamu bisa interaksi dengan dokter untuk konsutasi masalah kesehatanmu, bisa membuat janji terlebih dahuu dengan dokter sebelum kamu bertemu di rumah sakit, bisa juga konsultasi via online dan mendapatkan obat yang tepat untuk keluhan kesehatanmu.

Bulan ini, sudahkah kamu cek kesehatanmu?
Reactions:

0 comments:

Post a Comment