Tuesday, July 30, 2019

Reyog Ponorogo? Barang apa itu?


Assalamualaikum

Hai, sisters brothers!!!

Kali ini aku bukan mau membahas masalah kecantikan, tapi mau memperkenalkan budaya asal daerah kelahiranku. Ponorogo.

Sudah tahu tentang Reyog? Reyog Ponorogo, kalau membaca kata Reyog apa sih yang ada dalam pikiran kalian? Tarian? Mistis? Festival? Atau tragedy reyog yang mau diklaim oleh Negara lain?
Heheheh.


Tuesday, July 23, 2019

Cak Benu Resto Cafe Ponorogo, Kids Friendly?


Assalamualaikum, sisters dan brothers!!!

Balik lagi aku mau berbagi informasi mengenai tempat yang aku datengin kemaren. Dalam rangka jalan dan jajan. Seperti biasa, aku kalau ke café itu pasti karena alasan “bikin konten”, XD
Tempatnya, seperti biasa masih di kota kelahiranku, Ponorogo. Kali ini tempatnya bernama

CAK BENU RESTO CAFE

Alamat dari tempat ini ada di Jl. Batoro Katong 248 Ponorogo.
Buka dari jam 10 pagi sampai jam 11 malam, jam buka yang standard seperti tempat makan pada umumnya di Ponorogo.

Jadi, menurutku konsep dari tempat ini memang tidak hanya ditargetkan ke anak muda aja, tapi juga untuk keluarga dan kolega. Kelihatan dari namanya ya, resto café. Buat acara formal cocok karena spot untuk makannya sangat luas, untuk yang cari spot untuk acara prasmanan bisa banget pilih tempat ini. Tetapi juga buat anak muda yang kekinian, tetep bisa merasakan “instagramable” dari tempat ini, karena beberapa spot nya masih “anak muda” banget.


Mari kita mulai bahas gimana sih isi tempat ini.


Karena Cak Benu Resto Café ini pas banget ada di pinggir jalan besar, jadi ya halamannya tidak terlalu luas. 

Ada tempat unutk parkir motor, yang cukup banyak, tetapi untuk mobil kelihatannya harus parker di pinggir jalan raya. 

Mohon koreksi kalau ternyata ada spot parkir mobil sendiri ya, karena aku gak melihatnya waktu itu.

Dari teras, sudah ada beberapa spot untuk duduk dan berfoto, bisa dilihat ada property untuk foto nya. Lalu ruangan indoor depan juga ada, dengan isi kursi yang cukup banyak. No smoking area ya.

 Kemudian di teras samping ada spot outdoor dengan hiasan atau property berupa pot-pot bunga. Nuansanya berbeda dengan yang ada di dalam ruangan, dan lebih segar karena ornament yang cantik. Cocok untuk ambil foto.

Kemudian mulai masuk di area tengah dari Cak Benu Resto Café, ada 2 spot sebelum gapura masuk. Yaitu bilik telephone umum dan gambar map di tembok.


 Sudah ada lagi spot foto yang instagramable.

Ketika masuk pintunya, kanan kiri ada lagi spot foto yang keren. Ada sepeda yang digantung di sisi kanan-kiri yang bisa dipakai untuk foto lagi. 


Kemudian di dindingnya ada beberapa gambar mural yang keren. Kemudian sampailah kita di area tengah yang cukup luas ini. Tempat duduk dan mejanya adalah dari kayu, jadi kesannya lebih hangat dan nyaman.

Ada beberapa spot foto yang keren juga, lalu ada mobil jadul yang bisa dipakai untuk foto serta ayunan atau tempat duduk gantung yang bisa dipakai oleh pelanggan. Ada kolam yang berisi ikan, kolamnya bersih banget. Yang bawa anak, pasti anaknya bakalan suka ke area ini.

Di area ini disediakan toilet yang cukup jauh dari tempat duduk pelanggan, poin plus untukku karena tidak akan mengganggu pelanggan. Kemudian juga ada mushola yang bisa digunakan pelanggan, tambah lagi poin plus nya.


Lalu akhirnya masuklah kita di area belakang. Kelihatannya area ini biasa dipakai untuk acara prasmanan. Ngasal nebak aja sih ini, hehehe. Ada beberapa akuarium berisi ikan, ikannya hidup kok dan banyak. Anakku betah banget pegang-pegang akuariumnya. 

Lalu ada tempat yang sepertinya biasa buat acara music. Karena terlihat ada beberapa alat music di panggungnya. Ornament di dindingnya juga keren, bernuansa oldies dengan pajangan piringan hitam.

Untuk menunya, bagaimana?



Kebetulan aku gak banyak pesen makanan waktu itu, Cuma pesan salad buah, nasi ayam kremes dan es coklat. Itu gak banyak ya , hahahah. Ternyata porsinya lebih banyak daripada yang aku bayangkan.
Tbh, aku mengira makanannya bakalan datang dengan porsi kecil, karena bagiku tempat ini terdengar cukup “pricey”. Ternyata affordable kok.

Porsinya cukup banyak, rasanya sangat enak. Dan bisa dilihat dari menunya, tidak terlalu yang waw banget harganya. Tersedia banyak pilihan makanan dan minuman serta aneka sambal. Khas resto ya. Yang paling mahal pun dihargai 50rb, masih terjangkau kan.
Pelayanannya bagaimana? Seperti yang temen-temen lihat, café ini masih sepi banget karena aku dan temenku dating juga pas baru buka. Sekitar jam 11. Jadi, ketika aku datang dan pesan, makanan dan minumanku datang cukup cepat. Karena antriannya mungkin belum ada waktu itu, hihihi.

Kemudian, paling penting nih, gimana buat anak-anak?


Yang udah pernah baca blogpost ku tentang tempat jalan, pasti tahu kalau anakku ini tergolong anak yang gak bisa anteng. Jadi, pasti bakalan “playon” dengan temennya.
Di Cak Benu Resto Café ini tempatnya cukup luas dan ada beberapa spot yang disukai anakku. Jadi anakku nyaman banget ketika di sana, bahkan sempet gak mau pulang karena gak mau ninggalin ikan. Alhamdulillah waktu itu aku masih agak kepagian waktu dateng ke tempat ini, jadi belum banyak pelanggan.

Jadi anakku leluasa lari-larian di area tersebut. Eits, tetep aku awasin kok temans, gak bakalan aku tinggal dak, masih aku larang kalau mulai mengganggu.
Oh iya, disediakan wifi juga kok di tempat ini. Sayangnya aku waktu itu tidak menggunakannya, jadi ya gak tau apakah cepet atau tidak koneksinya.

Kesimpulan

Okay, menurutku Cak Benu Resto Café ini sangat aku rekomendasikan buat semua. Mau yang keluarga ataupun yang masih muda, bisa datang ke tempat ini karena nuansanya masuk ke semua umur.

Tempatnya nyaman, bisa dipilih mau yang indoor atau outdoor. Banyak tempat yang bisa dipakai untuk berfoto bersama orang tersayang kalian. Mau foto banyak orang atau Cuma berdua, bisa banget.

Menu dari tempat ini cukup banyak dan variatif. Mau masakan Indonesia, Jepang, Korea atau pecinta macam-macam sambal? Semua ada di sini, tinggal tengok ada di menu apa enggak. Harganya masih cukup masuk akal menurutku, tidak terlalu mahal tapi juga tidak terlalu murah, karena porsinya juga banyak sisters. Penyajiannya pun cepat dan servicenya ramah banget.

Untuk anak-anak sangat nyaman, apalagi di area tengah atau belakang ya. Untuk area depan aku tidak terlalu menyarankan sih, tapi kalau mau ajak anak kecil kesana ya gapapa asalkan pengawasannya ekstra karena pas depannya itu langsung jalan raya.
Apakah bakalan datang lagi ke Cak Benu Resto Café? IYA. Juga aku sangat merekomendasikan tempat ini untuk teman-teman yang berasal dari luar Ponorogo, atau yang pengen ajak temen dari luar Ponorogo untuk hangout, bisa pilih tempat ini.
Okay! Begitu dulu acara jalan dan jajanku kali ini, bersama anakku tentunya. Semoga bisa memberikan informasi bagi temen-temen yang mungkon pengen cari tempat yang asik di Ponorogo.
Terimakasih telah mampir, jangan lupa mampir lagi.

Wassalamualaikum



Monday, July 15, 2019

Lumina by Kimberly Eau de Toilette


Assalamualaikum

Sisters!!!!

Aku barusan aja dapet, sekitar beberapa hari yang lalu, bingkisan dari komunitas Beauty ZoneBorneo. Yaitu rangkaian eau de toilette dari Lumina by Kimberly.


Jadi, Lumina by Kimberly ini produk lokal lho sisters. Sudah ada nomor BPOM nya dan parfum ini murah banget. 1 pcs eau de toilette dari Lumina by Kimberly ini berisi 14ml dan dibandrol dengan harga yang sangat murah.

Kemasan

Kemasan dari parfum ini luarnya berupa kemasan box. Warna kemasan berbeda-beda mengikuti dari ragam variantnya. Pada kemasan terdapat beberapa informasi mengenai nama produk, isi produk, nomor BPOM, ingredients, kode exp, cara pemakaian dan nama variant dari parfum tersebut.

Untuk kemasan dalamnya berupa botol akrilik, semoga gak salah ya, dengan tutup berwarna gold pada semua variantnya. Botolnya transparan tapi berwarna sesuai konsep tiap variant. Jadi kita bisa jelas melihat berapa banyak isi dalam botol tersebut. Aplikatornya berupa spray.


untuk ingredient nya sendiri adalah:


Review

Gold Heel

Variant ini dari kemasannya didominasi warna kuning. Untuk wangi dari variant ini ada sedikit aroma segarnya, aroma seperti kayu dan kesannya hangat gitu. Karena pada variant Gold Heel ini aromanya berasal dari perpaduan blackcurrant, white flower, peach dan sandalwood. Ini alasannya kalau Gold Heel ini ada aroma hangatnya.

Ini cocok banget dipakai ketika ingin hangout pada sore atau malam hari.

Pure Heart

Variant ini adalah variant yang paling aku suka diantara aroma yang lainnya. Ini nomor 1 buatku.
Aroma dari Pure Heart ini kesannya adalah wangi yang glamour dan mewah. Ketika aku ada acara formal,atau kondangan, aku pasti bakalan pake variant aroma Pure Heart ini sebagai parfum ku.

Karena wanginya elegant dan terkesan wah gitu. Bagiku ini wangi yang “wanita” banget.
Wanginya sendiri berasal dari perpaduan grapefruit, orange dan kehangatan ayng berasal dari chocolate dan cedar. Serta base dari Amber dan Musk.

Ocean Fresh

Untuk variant ini, sesuai dengan namanya yaitu fresh. Variant Ocean Fresh ini memang seger banget wanginya. Wanginya ini mengingatkan aku pada laut. Jadi kayaknya ini cocok dibawa ketika lagi bersantai di pantai, karena wanginya memang fresh.

 Lalu, menurutku ini bisa dipakai cowok juga. Karena wanginya unisex gitu, gak terlalu feminine dan maskulin. Aroma dari Ocean Fresh ini berasal dari perpaduan grapefruit, peony, musk, vanilla dan jasmine.

Sweet Escape

Variant ini menurutku juga cocok dipakai buat cowok dan cewek, karena wanginya unisex. Tidak terlalu maskulin dan tidak begitu feminine. Buat daily wear juga oke banget, wanginya tetap segar tapi lebih deep kalau dibandingkan dengan si Ocean Fresh, serta wanginya ini lebih manis.

Ada aroma citrus nya sedikit, lalu aroma perpaduan dari vanilla, aroma bunga jasmine dan buah. 

Romantic Love

Nah, buat sisters yang kalem dan yang suka wewangian lembut, imut, unyu, gemesh, ini kayaknya wangi untuk kalian. Untukku ini berada di urutan paling akhir karena ini “girly” banget. :D
Variant Romantic Love ini sangat girly, lembut dan feminine sekali. Masih ada aroma citrus nya, tapi sangat lembut. Tapi menurutku aromanya lebih dominan ke bunga-bunga. Jadi kesannya memang lembut.

Aroma ini cocok buat dipakai saat nge-date bersama pasangan. Cowok mendingan pake variant lain aja ya, karena ini aromanya cewek banget :D.

Kesimpulan

Oke, itu tadi 5 variant dari EDT Lumina by Kimberly yang sudah aku coba beberapa hari ini. Untuk ketahanannya sendiri kalau buatku bisa nempel selama kurang lebih 4-5 jam, itu pun masih ada wanginya yang tersisa di baju dan kulit. Aku sendiri pakainya di badan dan baju, biar lebih tahan lama gitu.


Untuk ukuran EDT, ini cukup tahan lama. Karena biasanya EDT di aku Cuma awet sekitar 3-4 jam aja. Juga, menurutku Lumina by Kimberly ini gak gampang menguap. Ketika aku semprotkan ke kulit, gak langsung kering gitu.

Cuma sayangnya aplikatornya ini adalah spray. Ini personal sih alasannya, karena aku probadi lebih suka parfum yang aplikatornya tetes. Karena apa? Biar gak gamoang nguap :D. Untungnya tutup aplikatornya bisa dibuka, jadi aku tetep bisa pake EDT nya dengan cara dioles ke kulit.

Kemasannya, seperti yang udah aku tulis, parfum ini easy go perfume. Kemasannya praktis dan enteng banget dibawa bepergian. Gak makan banyak tempat dan botolnya aman, karena bukan dari kaca. Yang suka jalan-jalan, pasti bakalan suka bawa parfum ini. Mau bawa 5 variant sekaligus k etas juga bisa karena memang ukurannya travel size.

Untuk wangi yang aku sukai, ada 2. Nomor 1 adalah si Pure Heart, yang warna merah. Wanginya sangat elegant, anggun, wanita sekali, dan kesannya mewah atau glamour. Ini parfum wajib kalau pergi kondangan. Lalu nomor 2 adalah wangi Ocean Fresh, karena wanginya seger banget dan ringan.

Buat sister yang penasaran, pengen beli, pengen koleksi parfum, bisa beli Lumina by Kimberly EDT di,

AEON

Harganya murah sister, 16.500 aja. Gak sampe 90ribu udah dapat semua aromanya. Bisa dipake bergantian selama seminggu. Juga, EDT ini bisa dijadikan gift untuk orang tercinta juga. Hadiah ulang tahun buat temen, ini bisa jadi salah satu pilihan.

Sister udah punya juga? Parfum favorit kalian apa sister?


Terimakasih, Sisters!!


Wassalamualaikum

Thursday, July 11, 2019

Clinelle Hydracalm Serum and WhitenUp EE Cream Review


ASSALAMUALAIKUM


Hai, sisters!!!

Apa kabar? Semoga tetap bahagia ya.


Jadi, beberapa hari yang lalu aku berkesempatan mencoba produk dari brand Clinelle yang aku dapatkan dari Clozette ID. Jadi produknya sendiri ada 2 macam. Yaitu serum dan EE Cream. Sister udah pada tau sama brand Clinelle? Bagi yang belum tau bisa cek instagramnya Clinelle ya.

Semua produk dari Clinelle ini mengusung formulasi “7 Secrets to the Happy Skin with 7 No’s”, yaitu Clinelle ini tidak menggunakan bahan-bahan yang dapat menimbulkan iritasi pada kulit, baik dalam penggunaan jangka pendek maupun untuk penggunaan jangka panjang. Jadi semua produk Clinelle tidak mengandung 7 bahan seperti pewarna buatan, pewangi buatan, bahan komedogenik, minyak mineral, SD alcohol, lanolin dan paraben.
Mari kita bahas dari serumnya terlebih dahulu.

Clinelle Pure Swiss Hydracalm Serum

(Harga Rp. 279.000)


Jadi, ini adalah serum, sesuai namanya. Dari kemasannya, adalah botol pump dengan kemasan luar berupa box dengan dominasi warna biru. Isi dari kemasan boxnya adalah informasi mengenai produknya. Seperti nama produk, komposisi produk, cara penggunaan, klaim produk dan lain sebagainya.

 Untuk kemasan botolnya sendiri dilengkapi pump untuk mengeluarkan produk, jadi kehigienisan produknya bisa terjaga.
Untuk komposisi atau ingredientnya sendiri adalah sebagai berikut:

Kalau untuk klaimnya sendiri dari Clinelle Hydracalm Serum ini adalah secara intensif membantu meningkatkan hidrasi kulit dan mengunci kelembapan untuk hasil yang tahan lama. Kulit menjadi lembap, halus dan lembut. Memiliki pH 5.5, dan membantu meminimalisir clogged pores, blackheads dan iritasi pada kulit.
Cara penggunaannya adalah seperti penggunaan serum pada umumnya. Wajah dibersihkan terlebih dahulu lalu keluarkan Clinelle Hydracalm secukupnya, kemudian oleskan secara merata pada seluruh wajah dan leher.

Setelah Penggunaan

Sebelum aku memakai dan mengeluarkan produknya, aku sudah membayangkan kalau produk ini seperti serumku yang pernah aku coba. Aku piker teksturnya bakalan kaya essence Cuma lebih kental sedikit. Ternyata, beda.

Tekstur dari Clinelle Hydracalm Serum ini ternyata cukup kental, jadi pas dikeluarkan si serumnya gak akan runny. Gak gampang menetes atau meleleh gitu. Tapi ketika diratakan, teksturnya jadi sedikit mencari. Jadi diratakannya lebih mudah. Jadi pas keluarkan itu seperti cream, tapi pas diratakan jadi seperti gel teksturnya.

Untuk wajah dan leherku, aku memakai serum ini sebanyak 2 pump. Serum ini ketika sudah diratakan, terasa banget langsung menghidrasi kulit. Terasa ringan setelah diaplikasikan dan cepat meresap ke kulit. Tidak butuh waktu lama untuk meresapnya.

Oh iya, kondisi kulitku ini normal cenderung kering, dan saat ini sedang kering banget karena cuacanya agak kacau.


Setelah ngeset atau meresap ke kulit, yang aku rasakan adalah permukaan kulit jadi lebih halus. Ini kemungkinan karena ada kandungan Dimethicone di dalam serumnya. Kemudian kulit juga terasa lebih lembap, karena kan abis cuci muka kulit wajah jadi agak ketarik kan ya, setelah pakai serum ini jadi enakkan lagi. Terasa lebih elastis. Jadi kalau untuk klaimnya sendiri untuk menghidrasi kulit, itu terasa di kulitku. Alhamdulillah selama 5 hari pakai, tidak terjadi breakout.

Cuma kalau di kamera gak terlalu kelihatan ya bedanya, karena serumnya tidak berwarna. Oh ya, untuk aromanya cukup enak. Serumnya masih ada wanginya tapi tidak menyengat dan wanginya wangi alami gitu.

Clinelle Whitenup Miracle Aqua Capsule EE (Event Effect) Cream SPF 50 pa+++

(Rp. 269.000)


Kemasan luarnya berupa box berwarna ungu, tertulis berbagai macam informasi mengenai produk. Kemasan dalam berupa tube dengan tutup ulir. Saat mengeluarkan produk cukup gampang karena tekturnya yang cukup creamy, dan kemasannya cukup bagus karena menjaga kebersihan dari produknya sendiri.

Clinelle EE Cream ini berisi skincare dan makeup dalam 1 produk. Lalu, klaimnya sendiri adalah membantu melembapkan dan menyamarkan garis halus dan kerutan serta tampilan pori-pori kulit serta melindungi kulit dari sinar UV.

Cara penggunaannya adalah, “tepuk dan padukan secara merata pada kulit wajah yang telah dibersihkan dan setelah penggunaan toner sebagai pelembap berwarna atau sebagai dasar makeup (penggunaan terakhir produk perawatan kulit sehari-hari)
Jadi, EE Cream ini bisa digunakan sendiri atau bisa dipakai sebagai base makeup, mungkin maksudnya setelah pakai EE Cream ini bisa ditumpuk lagi dengan foundation dan makeup selanjutnya (?).


Setelah Penggunaan


Jadi, tekstur dari EE Cream sendiri ini cukup kental pada saat dikeluarkan dari kemasannya. Kemudian, saat aku coba usap ke tangan, keluar seperti tetesan air dari produknya.

 Nah ini juga sesuai klaim yang menerangkan arti dari Aqua Capsule, jadi formulanya ini memunculkan tetesan air pada cream.
 Fungsinya sendiri untuk lebih menghidrasi kulit dan memberikan efek segar pada kulit.


Untuk swatch, seperti ini. Terlihat ada sedikit oksidasi pada EE Cream ini. Lalu ketika aku pakai flash ketika foto, ada whitecash. Kemungkinan karena ada kandungan SPF nya.
Formula dari EE Cream ini sangat ringan menurutku. Untuk teksturnya creamy tapi cukup mudah untuk diratakan. 



Coverage nya sendiri menurutku sheer to medium coverage. Ini aku pakai 2 layer, sudah rata warna kulitku tapi masih terlihat ada beberapa hyper pigmentasi yang memang harus ditutup dengan produk lain. Karena aku gak kemana-mana dan Cuma ingin tes ketahanannya saja, maka setelah pakai EE Cream lansgung aku timpa pakai blush on. Aku tidak memakai bedak.


Untuk ketahanan, aku memakai Clinelle EE Cream ini mulai dari jam 8 pagi, kemudian jam 12 aku basuh pakai air, sampai aku foto terakhir jam 2 siang. Jadi total 6 jam. Perlu aku ingatkan lagi sister, kulitku kondisinya sedang kering, jadi sebum hanya keluar sedikit sekali. That’s why aku tidak memakai bedak buat ngeset produknya.

Ketika aku ambil foto jam 12, semua masih on. Kemudan aku basuh pakai air, baru terlihat ada bagian yang mulai bergeser. Yaitu pada bagian lipatan sudut hidung. Kemudian jam 2 siang, terlihat area dahi, bawah mata dan area atas mulut  mulai sedikit hilang karena saat itu aku berkeringat banyak.

Selain area tersebut, masih oke. Di wajahku tidak creasing, tidak menyebabkan garis halus makin kelihatan.

Kesimpulan

Overall, aku suka kedua produk dari Clinelle ini baik dari serum maupun EE Creamnya karena cukup oke di kulitku dan tidak menimbulkan iritasi. Kemasannya masih cukup slim dan tipis, juga enteng kalau ingin dibawa travelling.
Buat yang suka serum bertekstur ringan tapi lembap nya lama, bisa coba Hydracalm Serum. Buat sister yang suka aktifitas di luar ruangan, pengen punya tinted moisturizer yang gak berat, spfnya gede, bisa coba EE Cream nya.

Cukup dulu reviewku tentang 2 produk dari Clinelle, kalau sister udah nyoba please share reviewnya di komentar ya.  Bagi sister yang pengen beli, bisa langsung cek di Instagram Clinelle ya. Terimakasih udah mampir, tapi jangan lupa mampir lagi.
Bye, Sisters!!


WASSALAMUALAIKUM