Friday, September 6, 2019

Tahapan Perkembangan Bayi Pada Usia 0-12 Bulan

perkembangan bayi

Setiap bulannya, sang buah hati pasti akan terus menunjukkan perkembangan yang dapat mendukung kemampuannya nanti. Nah, sebagai orangtua tentunya kamu harus mengetahui setiap inci perkembangan pada Anak kamu sendiri. Hal ini bertujuan agar kamu mengetahui apakah buah hatimu sudah berada di jalur perkembangan yang tepat atau tidak.

Namun, ada seorang dokter spesialis anak yang mengatakan bahwa perkembangan dari setiap anak bisa berbeda-beda. Dengan kata lain, bisa saja anak menunjukkan perkembangan yang lain di mana belum pernah ditunjukkan oleh anak-anak lainnya. Sehingga, kamu tidak perlu khawatir ada perkembangan yang berbeda dari anak kamu tersebut.

Perkembangan bayi baru lahir hingga ia berusia 3 bulan akan menunjukkan sikap tersenyum. Bayi yang tersenyum tersebut merupakan respon dari banyak hal yang ia lihat. Sebenarnya, reaksi senyum ini merupakan refleks alami yang sudah dimiliki bayi sejak mereka dalam kandungan.

Selain memperlihatkan reaksi senyum, bayi berusia 3 bulan juga akan melakukan respon lain, seperti menanggapi rangsangan suara yang muncul, baik itu dari ayah, ibu atau mainan yang sedang dimainkan. Bayi 3 bulan itu juga mampu mengangkat kepala dan dada, yaitu pada saat ia sedang berada dalam posisi tengkurap.

Perkembangan bayi di usia 3 bulan yang lainnya adalah mampu memfokuskan kedua matanya dan mengikuti gerakan benda, memainkan jari-jarinya, menggenggam benda di tangannya sendiri, aktif memainkan kaki, mencari sumber suara dan meraih benda-benda yang ada di sekitarnya.

Sementara pada usia 4 bulan sampai 6 bulan, bayi sudah bisa lebih aktif dari usia sebelumnya. Menariknya, si kecil juga sudah bisa mulai mengoceh dan mengeluarkan bahasa-bahasa yang begitu lucu. Usia ini merupakan usia dimana buah hati kamu begitu menggemaskan dan memiliki banyak tingkah lucu lainnya.

Pada perkembangan bayi di usia 4-6 bulan, biasanya ia sudah bisa tersenyum kepada orang asing, melakukan kontak mata dengan kamu, sehingga ketika kamu tidak ada, bayi akan mencari dengan cara menangis untuk menarikmu kembali datang.

Bayi juga akan berusaha mengambil mainannya sendiri yang jauh dari jangkauan dirinya. Lalu, ia akan melakukan kegiatan berguling, telungkup lalu kembali telentang, begitu pula sebaliknya. Dan yang lebih menggemaskannya, ia akan mulai mengoceh mengucapkan satu dua patah kata dengan ekspresi menggemaskannya. Dan masih banyak reaksi yang bisa ia tunjukkan lainnya.

Selanjutnya, perkembangan bayi pada usia 7-9 bulan adalah bayi sudah bisa mulai merangkak, lho. Tentu saja hal ini merupakan perkembangan yang sangat menggembirakan bagi para orangtua. Namun, dalam perkembangan merangkak ini, tak semua bayi dapat merangkak dengan maju. Terkadang, diantaranya malah ada yang melakukan rangkakan mundur, lho.

Namun, kamu tidak perlu khawatir, karena hal ini bukan merupakan hal yang buruk. Semua perkembangan tersebut normal dan tidak mengganggu perkembangan si kecil di usia selanjutnya. Selain dapat merangkak, bayi juga sudah mulai bisa berdiri, bertepuk tangan, dan mengucapkan nama "mama" dengan jelas.

Dan yang terakhir adalah perkembangan bayi yang terjadi pada usia 10 sampai 12 bulan. Pada masa ini, bayi sudah mulai bisa berkomunikasi dengan menggunakan bahasa tubuh. Anak juga sudah mulai bisa memegang makanan kecil, seperti biskuit, sereal dan sebagainya.

Mereka juga sudah mulai bisa berjalan sendiri, menunjukan benda yang buah hati inginkan, responsif dalam menanggapi ucapan, dan mulai mahir dalam memilih makanan, hingga akhirnya mulai memakannya sampai habis.

Itulah beberapa informasi mengenai perkembangan bayi yang bisa kamu ketahui. Semoga informasi ini bermanfaat.
Reactions:

0 comments:

Post a Comment